Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Seorang Pria Membanting Knalpot Brong di Dekat Kanit Regident Satlantas Polres Ogan Ilir

Pria tersebut lalu membanting knalpot brong yang dilepas dari sepeda motornya, hingga rusak-rusak.

Editor: Sudarwan
Instagram polantas_oganilir.
Seorang warga membanting knalpot brong seusai mengurus tilang di Mapolres Ogan Ilir, Indralaya. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Operasi Patuh Musi 2021 telah berakhir setelah dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021 lalu.

Pada operasi tahun ini, polisi mengedepankan edukasi tertib lalu lintas dan protokol kesehatan kepada warga khususnya pengendara di jalan.

"Operasi Patuh Musi 2021 di Ogan Ilir dipusatkan di kilometer 32 Jalan Lintas Tengah tepatnya di ruas jalan sepanjang 1 kilometer mulai Simpang Nusantara PGRI hingga kantor Samsat, wilayah Kecamatan Indralaya Utara," kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kasat Lantas AKP Muhammad Alka, Jumat (8/10/2021).

Adapun untuk penindakan kasat mata dilakukan di sejumlah titik di Indralaya maupun wilayah kecamatan lain di Ogan Ilir.

Dari hasil penindakan pelanggaran kasat mata ini, Satlantas Polres Ogan Ilir mengeluarkan 538 lembar surat tilang.

Tercatat pelanggaran yang mendominasi adalah pengendara motor tak mengenakan helm, melawan arus dan menggunakan knalpot brong.

"Untuk kendaraan motor knalpot brong ada 18 pengendara yang kami tindak," jelas Alka.

Pada Operasi Patuh Musi yang baru saja berakhir, Satlantas Polres Ogan Ilir mengerahkan 57 personel.

Meski sudah berakhir, bukan berarti polisi menghentikan sosialisasi dan penindakan pelanggaran lalu lintas.

Beberapa hal yang ditekankan diantaranya pengendara harus menggunakan helm SNI, tidak melawan arus, tidak menggunakan handphone saat berkendara, tidak berboncengan lebih dari dua orang dan mematuhi peraturan lalu lintas.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved