Breaking News:

Berita Palembang

Perampokan di Jalan Angkatan 66 Palembang, Sopir Barang Disodorkan Senjata Tajam dan Air Keras

Pria berusia 26 tahun itu menjadi korban perampokan di Jalan Angkatan 66 setelah diancam senjata tajam dan air keras, Kamis (7/10/2021) siang.

Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Olah TKP aksi perampokan di Jalan Angkatan 66, Kecamatan Kemuning, Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aksi perampokan di Palembang, kali ini membuat seorang warga Kecamatan Sukarami menjadi korbannya.

Pria berusia 26 tahun itu menjadi korban perampokan di Jalan Angkatan 66 setelah diancam senjata tajam dan air keras, Kamis (7/10/2021) siang.

Akibatnya, korban terpaksa memberikan handphone merk Vivo V7 kepada pelaku.

Tak terima dengan kejadian yang dialaminya, sopir barang ini melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

"Saat itu saya hendak mengantarkan barang bersama teman saya ke daerah Sekip. 

Pelaku yang saya tidak kenal ini tiba-tiba menghadang mobil saya dan meminta turun," kata korban kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (8/10/2021).

Setelah korban turun, pelaku mengacungkan sajam dan air keras untuk meminta uang damai tapi saat itu ia tidak punya uang dan memberikan ponsel kepada pelaku.

"Dia ini meminta uang damai karena sebelum kejadian saya dan saksi melihat dia meminta uang kemananan kepada pemilik gudang di samping tempat kami menurunkan barang," katanya.

Mungkin karena tidak senang dilihat saat terjadi keributan terlapor pun mengancam pelapor dan saksi hingga dilerai oleh warga.

"Saat itu kami sudah minta maaf kepada dia, tapi mungkin tidak senang terjadilah peristiwa penghadangan hingga ponsel saya serahkan karena tidak uang," ungkapnya.

Tidak terima cuma mendapatkan handphone saja, lanjutnya, pelaku mengajak ia untuk pergi ke gudang untuk mengambil uang damai.

"Setelah itu saya diajak dia bermotor ke gudang, sedangkan mobil dibawa saksi tapi ditengah perjalanan terlapor menurunkan saya, sehingga atas kejadian tersebut saya membuat laporan ke Polrestabes Palembang," bebernya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Palembang, Kompol Abu Dani membenarkan adanya kejadian tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dialami pelapor.

"Laporannya sudah diserahkan kepada Unit Reskrim usai dilakukan olah TKP oleh anggota Piket SPKT Polrestabes Palembang bersama anggota Identifikasi bersama Unit piket Reskrim," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved