Breaking News:

Berita Palembang

Anak Polisi Korban Jambret Pecandu Judi Slot, Pejambret di Jalan Naskah Palembang Ternyata Spesialis

Pelaku jambret terhadap anak polisi ini ditangkap Unit 3 Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Jumat (8/10/2021). Penadah juga diamankan.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/odi
Pejambret di Jalan Naskah, Palembang, dimana korbannya adalah seorang anak polisi. 

SRIPOKU.COM,  PALEMBANG - Seorang anak polisi jadi korban pecandu judi slot. Korban pejambretan di Jalan Naskah ini kehilangan handphone pada pertengahan bulan lalu.

Kini, pelaku aksi jambret di Palembang tersebut sudah berhasil diamankan. Bahkan, anggota Jatanras Polda Sumsel juga sudah menangkap penandah yang membeli handphone hasil jambret yang dilakukan tersangka.

Adapun identitas pejambret di Jalan Naskah ini bernama Dadang (29), sementara penadahnya bernama Rustam.

Pelaku jambret terhadap anak polisi ini ditangkap Unit 3 Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Jumat (8/10/2021).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Cs Panjaitan, mengatakan Dadang merupakan spesialis pejambret di Palembang. 

Aksi terakhir yang dikalakukan tersangka, yakni menjambret handphone milik anggota polisi terjadi belum lama ini. Karena coba melawan saat akan ditangkap, Dadang diberikan tindakan tegas terukur.

"Saat akan ditangkap tersangka ini mencoba melawan aparat. Sehingga diberikan tindakan tegas terukur di kaki kanannya," katanya. 

Kecanduan Judi Slot, Remaja di Lubuklinggau Malah Jadi Jambret Jalanan

Panjaitan menjelaskan, bahwa tersangka ini sudah melakukan aksi penjambretan lebih dari empat kali. Diantara empat TKP ada satu anak Polisi ikut jadi korban tersangka. 

"Aksi tersangka semunya dilakukan di wilayah Sukarami. Anak anggota polisipun jadi korbannya," jelas Panjaitan. 

Sementara itu, tersangka Dadang mengaku hasil curiannya di jual ke temanya yang juga ikut ditangkap Polda Sumsel.

Ia nekat menjambret hp untuk biaya bermain slot judi dan sisanya diapakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hasil curiannya di jual ke temanya yang juga ikut ditangkap anggota.

"HP nya saya jual ke teman seharga Rp 200 ribu. Uangnya saya pakai untuk judi slot dan makan," tuturnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved