Breaking News:

UPDATE Jembatan Keramas: Bangunan Bawah Sudah Selesai, Tinggal Proses Bangunan Atas

Update pengerjaan Jembatan Keramasan Lama, bangunan bawah sudah selesai semua, saat ini proses pekerjaan bangunan atas

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kendaraan melintas di Jembatan Keramasan Baru Palembang yang dilakukan sistem contra flow, Selasa (1/6/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jembatan Keramasan Lama di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane Palembang ditutup sejak, Selasa (1/6/2021) hingga Desember mendatang. 

Penutupan ruas jalan tersebut, lantaran Jembatan Keramasan Lama yang ada di Palembang ini dilakukan perbaikan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel).

"Untuk pengerjaan Jembatan Keramasan Lama, bangunan bawah sudah selesai semua, saat ini proses pekerjaan bangunan atas," kata Ketua Tim Pelaksana Harian Proyek KPBU, Perwira Menggala Wicaksana saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).

Menurut Perwira, untuk target pengerjaan ditargetkan selesai sesuai jadwal yang ditentukan yaitu Desember 2021.

Untuk itu hingga saat ini untuk melalui Jembatan Keramasan masih melalui Jembatan Keramasan Baru. 

Di Jembatan Keramasan Baru dengan menggunakan sistem contra flow atau sistem pengaturan lalu lintas yang mengubah arah normal arus kendaraan pada suatu jalan raya.

Selain Jembatan Keramasan Lama, Jembatan Musi II lama juga dalam proses perbaikan.

Perbaikan ini dilakukan karena usia jembatan yang hampir mencapai 30 tahun dan dinilai perlu perbaikan.

"Untuk Jembatan Musi II, pembongkaran lantai sudah selesai tahap selanjutnya adalah pekerjaan pemasangan stringer, pembesian, dan pengecoran, target selesai diusahakan akhir November," katanya.

Sementara itu sebelumnya Kepala BBPJN Sumsel, Kiagus Syaiful Anwar mengatakan, perbaikan Jembatan Keramasan lama dilakukan lantaran melihat usianya yang sudah tua dan untuk meningkatkan infrastrukturnya. 

"Jembatan tersebut sudah dibangun sejak tahun 1990-an. Artinya saat ini, infrastruktur itu sudah berusia lebih dari 30 tahun lamanya, jadi jangan rusak dulu baru diperbaiki," kata Syaiful. 

Umur jembatan ini sudah lebih dari 30 tahun, sehingga sudah pantas diperbaiki. Diakuinya perbaikan Jembatan Keramasan Lama ini bukan karena kondisinya sudah buruk.

Akan tetapi merupakan langkah preventif, untuk mencegah jangan sampai ada sesuatu yang terjadi. 

Sedangkan untuk Jembatan Musi II lama, ada sejumlah perbaikan untuk jembatannya di antaranya pembongkaran beton struktur, pemasangan baja struktur, penggantian baut biasa grade A, pemasangan baja siku, perbaikan sandaran baja dan lain-lain.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved