Berita Prabumulih

PERAMPOK Ini Tersungkur, tak Gubris Tembakan Petugas, 'Saya Pura-pura Ambil Pistol Dibalik Baju'

Pelaku yang ditembak polisi yakni HM (26) warga Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Edison
Dua Rampok Meresahkan Jalan Lingkar Timur Prabumulih Diringkus Tim Gurita Timur, Satu Keok Ditembak 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Resedivis penodongan dan perampokan terhadap sopir truk yang meresahkan pengguna Jalan Lingkar Timur, akhirnya keok ditembak tim Gurita Timur Polsek Prabumulih Timur kota Prabumulih, Kamis (07/10/2021) sekira pukul 01.30.

Pelaku yang ditembak polisi yakni HM (26) warga Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Bersama pelaku turut diamankan polisi yakni DI (22), merupakan teman dan tetangga HM yang turut melakukan penodongan terhadap sopir-sopir truk.

Selain dua pelaku, petugas juga berhasil mengita satu unit handphone Redmi 8 yang merupakan milik korban penodongan dilakukan para pelaku.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya HM dan DI bermula dari laporan M Ikhsan Pratama (19) warga Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih ke SPK Polsek Prabumulih Timur.

Dalam laporannya kepada petugas kepolisan, M Ikhsan mengaku menjadi korban penodongan alias perampokan ketika melintas di Jalan Lingkar Timur tepatnya di dekat persimpangan Desa Tanjung Menang pada Jumat 24 September 2021 lalu.

Dua pelaku melakukan aksi dengan mengikuti truk yang menjadi target lalu ditempat sepi keduanya melintangkan sepeda motor untuk menghentikan truk.

Setelah itu pelaku meghampiri sopir untuk menawarkan jasa pengawalan, namun korban menolak sehingga terjadi cekcok mulut.

Kedua pelaku lalu mengambil uang Rp 250 ribu milik korban dan dua handphone, pelaku Hengki kemudian mengancam akan menembak jika korban melawan. Korban yang takut lalu pasrah dan kedua pelaku kabur.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan itu langsung melakukan penyelidikan dan didapati informasi keberadaan jika handphone dijual ke Lensa yang merupakan warga Pagar Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muaraenim.

Mendapat informasi itu petugas langsung ke kediaman Lansa dan diketahui jika handphone didapat dari Hengki dan Desta. Petugas yang tak ingin buruannya kabur langsung menuju rumah pelaku Hengki dan meringkusnya tanpa perlawanan.

Namun petugas tidak hanya berhenti sampai disana, tim Gurita Timur lalu meminta Hengki menunjukkan tempat Desta berada dan kemudian diringkusnya.

Saat menjukkan rumah DI itu, HM mencoba kabur dari petugas dengan berlari dan tersangka mengindahkan tembakan peringatan.

Petugas yang tak ingin HM kabur lalu memberikan hadiah timah panas di betis kanan hingga membuat pelaku keok tersungkur.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved