Breaking News:

HARTA Bandar Narkoba Tembus Rp 120 Triliun, BNN Investigasi Pemilik Rekening: Hasil Temuan PPATK

Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana menyelidiki uang yang diduga hasil transaksi narkoba itu.

Editor: Wiedarto
Warta Kota/ Miftahul Munir
Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono saat ditemui Kamis (7/10/2021). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya rekening dalam jumlah besar diduga berkaitan kasus transkasi narkoba dengan total sekira Rp, 120 triliun.

Namun, temuan itu tidak dibeberkan secara rinci oleh PPATK siapa pemilik rekening yang menampung uang sebanyak itu.  Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana menyelidiki uang yang diduga hasil transaksi narkoba itu.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono menjelaskan, dengan adanya temuan itu, pihaknya bakal langsung berkoordinasi dengan PPATK.

Sebab, sejauh ini uang sebesar Rp 120 triliun itu belum diketahui sumber jelasnya apakah usaha lain atau benar-benar hasil narkoba.

"Mungkin orang-orang yang memiliki hubungan langsung atau tidak langsung dengan transaksi narkotika," ujar dia saat ditemui di ruangannya, Kamis (7/10/2021).

Pudjo menerangkan, BNN dan PPATK selalu bekerjasama untuk mengusut kasus narkoba berupa Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Meski sering memberi informasi tentang TPPU, tapi PPATK tidak memiliki kewenangan untuk menegakkan hukum seperti BNN dan Bareskrim Polri.

Pudjo mengapresiasi PPATK karena selama ini sudah membantu pihaknya membongkar TPPU.

"Kami akan kroscek terkait kasus ini apakah transaksi narkotika atau transnasional crime yang artinya kejahatan melibatkan jaringan lebih dari satu negara lainnya," jelas dia.

Menurut dia, bandar narkotika tidak hanya melakukan transaksi di Indonesia saja, tapi juga sering dilakukan di luar Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved