Breaking News:

Aktivis Muda di Indonesia Bersatu Lawan Misinformasi Melalui Program ‘JaWAra Internet Sehat’

Sejak awal wabah Covid-19, 'infodemik' informasi palsu dan menyesatkan turut mewabah seiring dengan pandemi ini.

Handout/IST
Pembicara pada konferensi pers virtual yang turut menghadirkan Devie Rahmawati, Indriyatno Banyumurti, dan Esther Samboh. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Hari Kesaktian Pancasila merupakan hari untuk memperingati dasar negara Indonesia serta mengingatkan kita untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu nilai tersebut adalah persatuan Indonesia, artinya tindakan, ekspresi, dan perilaku kita ditujukan untuk memperkuat persatuan bangsa terutama di tengah masa pandemi.

Sejak awal wabah Covid-19, 'infodemik' informasi palsu dan menyesatkan turut mewabah seiring dengan pandemi ini.

Misinformasi telah menyebabkan kebingungan bahkan membuat orang menolak vaksin, mengabaikan protokol kesehatan masyarakat seperti memakai masker, menjaga jarak, hingga berobat dengan pengobatan yang tidak terbukti secara ilmiah.

Di sisi lain, berbagai upaya pemeriksaan fakta telah dilakukan oleh berbagai lembaga pengecek fakta dan KOMINFO untuk mengatasi penyebaran misinformasi. Namun, upaya ini belum memadai.

Gerakan akar rumput untuk mengatasi masalah ini tetap harus diusahakan, khususnya di pelosok Indonesia.

Menjawab tantangan tersebut, 60 aktivis pemuda dari 28 provinsi maju menjadi agen perubahan melalui JaWAra Internet Sehat, sebuah gerakan pemuda nasional untuk melawan misinformasi yang dimulai sejak Agustus dengan dukungan penuh dari ICT Watch, Kominfo, dan WhatsApp.

Para JaWAra ini telah menunjukkan semangat mereka dalam menjalankan aktivisme digital dan menerima pelatihan untuk menginisiasi program literasi digital di wilayahnya masing-masing. Seluruhnya demi membantu komunitasnya menjadi warga digital yang bertanggung jawab.

Sejak diluncurkan pada 16 Agustus hingga 1 Oktober lalu, para JaWAra telah menjalankan 26 program dan lebih dari 50 kegiatan di lebih dari 50 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Seluruh JaWAra melalui beragam programnya telah secara keseluruhan memberdayakan sekitar 17.300 orang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved