Breaking News:

Berita Palembang

3 Bulan Istri Menghilang, Rudiharto Serang Ayah Pria yang Bawa Kabur Istrinya

Dimana anak korban sudah tiga bulan membawa kabur istri tersangka. Kesal dengan perbuatan anak korban, membuat tersangka sudah sejak lama

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Odi Aria
Tersangka Rudiharto saat dihadirkan dalam rilis di Jatanras Polda Sumsel, Kamis (7/10/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya menangkap Rudiharto, pelaku penganiayaan berat terhadap Umar, Kamis (7/10/2021).

Pria 43 tahun itu ditangkap Subdit 3 gabungan unit 1 dan 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di kawasan Sako, Kota Palembang, usai tiga pekan kabur melarikan diri.

Selama buron, pelaku diketahui sempat berpindah-pindah tempat.

Dendam Asmara

Kasus ini berawal saat Umar saat hendak mengantar cucunya sekolah di kawasan Jalan Hokky, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Senin (20/9/2021).

Namun tiba-tiba ia diserang dengan senjata tajam oleh seorang pria.

Ternyata aksi pelaku terekam CCTV dan mendadak viral di media sosial.

Belakangan diketahui pelaku adalah Rudiharto.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Cristoper Panjaitan mengatakan, sejak hebohnya kasus tersebut pihaknya terus mencari keberadaan pelaku.

Mendapatkan informasi Rudi Harto berada di kawasan Sako Palembang, pihaknya langsung bergerak cepat menangkap pelaku.

“Pelaku mencoba melakukan perlawanan saat akan ditangkap sehingga kaki kirinya terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur," katanya saat dihadirkan dalam rilis di Polda Sumsel.

Panjaitan menjelaskan, motif yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban lantaran dendam asmara.

Dimana anak korban sudah tiga bulan membawa kabur istri tersangka.

Kesal dengan perbuatan anak korban, membuat tersangka sudah sejak lama merencanakan aksi penganiayaan berat tersebut.

Lantaran tak kunjung bertemu dengan anak korban, pelaku akhirnya sengaja mengincar korban yang merupakan ayah dari pria pembawa kabur istrinya.

"Pelaku ini sudah sejak lama membawa sajam, jadi ketika lihat korban pelaku langsung melancarkan aksinya," ungkapnya.

Sebelumnya, terjadi aksi penganiayaan yang terekam kamera CCTV di lokasi kejadian dan viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV, terlihat tersangka membacok korban menggunakan celurit secara membabi buta hingga dilarikan ke Rumah Sakit.

"Jadi ini bukan korban salah sasaran, pelaku memang sengaja mengincar pelaku. Pelaku kesal tak kunjung bertemu dengan anak korban," jelasnya. (Oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved