Breaking News:

Dugaan Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

Soal Aset Eddy Hermanto yang Sudah Dilelang 4 Miliar, Ini Sikap Kejati Sumsel: Seharusnya Ditunda

Aset Eddy Hermanto yang dilelang ini berupa ruko 3 pintu yang berada di tepi Jalan MP Mangku Negara, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/CHAIRUL NISYAH
Terdakwa kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya, Eddy Hermanto (ketiga dari kiri), menyampaikan keberatan di muka sidang terkait aset dirinya laku dilelang senilai Rp 4 miliar, Selasa (5/10/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dari keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sumsel pada sidang dugaan korupsi Masjid raya Sriwijaya atas terdakwa Eddy Hermanto, Syarifuddin, Dwi Kridayani, dan Yudi Arminto, diketahui aset Eddy Hermanto laku dilelang dengan nilai Rp 4 miliar.

Aset Eddy Hermanto yang dilelang ini berupa ruko 3 pintu yang berada di tepi Jalan MP Mangku Negara, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Terdakwa Eddy Hermato yang mendengar hal tersebut dalam persidangan yang digelar kemarin Selasa (5/10/2021) mengatakan pelelangan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuannya.

Selain itu, Eddy juga merasa rugi, menurutnya ruko tersebut seharusnya dapat dijual dengan nilai tujuh hingga sembilan miliar rupiah.

Sementara itu, aset yang dilelang merupakan aset terdakwa Eddy Hermanto yang diindikasi terkait dengan masalah dugaan korupsi Masjid Rya Sriwijaya yang saat ini merupakan aset sitaan Kejati Sumsel.

Kuasa hukum Eddy Hermanto, Nurmala Dewi SH MH, mengatakan jika aset tersebut merupakan aset yang diagunkan atas nama perusahaan yang dikelola oleh anak Eddy Hermanto bernama Risky Noviandi.

"Itukan aset diagunkan atas nama perusahaan, tentu aset perusahaan terpisah dengan aset pribadi. Dengan alasan kredit macet, maka dari itu pihak bank melelang aset tersebut," ujar Nurmalah yang dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (6/10/2021).

Selain itu dirinya juga menjelaskan jika terkait gugatan, pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut.

Pasalnya, aset tersebut diagunkan atas nama perusahaan yang dikelola oleh anak Eddy Hermanto.

"Jika nantinya kaminjuga yang ditunjuk atau dipercaya untuk mendampingi selaku kuasa hukum. Tidak menutup kemungkinan akan kami layangkan gugatan," jelasnya.

BREAKING NEWS: Aset Eddy Hermanto Terdakwa Masjid Raya Sriwijaya Dilelang, Statusnya Sitaan Jaksa

Menanggapi hal tersebut, JPU Kejati Sumsel, Naimullah dengan tegas menyatakan jika aset merupakan sitaan Kejati Sumsel.

Disinggung mengenai apakah akan ada gugatan dari pihak Kejati Sumsel pada pihak bank yang melakukan pelelangan, Naim mengatakan jika gugatan tersebut tidak perlu dilakukan.

"Itukan statusnya sitaan Kejati Sumsel. Pelelangan itu dilakukan setelah penyidikan berjalan, seharunya ditunda dulu.

Meski demikian kami tegaskan itu aset sitaan Kejati Sumsel," tegas Kasi Penuntutan Pidsus Kejati Sumsel, Naimullah yang dihubungi, Rabu (6/10/2021).

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved