Musi Rawas Kembali Naik ke Level 2 PPKM, Tambahan 1 Kasus Meninggal dan Vaksinasi Dibawah 50 Persen

Kabupaten Musi Rawas kembali naik ke level 2 PPKM, ada kasus satu meninggal dan cakupan vaksinasi di bawah 50 persen

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/a farozi
M Nizar, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Setelah sempat mencapai level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), saat ini level PPKM di Kabupaten Musi Rawas kembali naik ke level 2.

Hal ini diakibatkan adanya tambahan satu kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia, berasal dari Desa Lubuk Ngin Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas. Selain itu, cakupan vaksinasi covid 19 masih dibawah 50 persen.

"Menurut Inmendagri No 48 tahun 2021, Kabupaten Musi Rawas kembali ke level 2 (PPKM). Hal ini disebabkan karena cakupan vaksinasi covid masih di bawah 50 persen dan terdapat satu kasus yang meninggal dari Lubuk Ngin yang dirawat di RSI Aisyah Kota Lubuklinggau," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, M Nizar.

Terkait dengan situasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Musi Rawas per 4 Oktiber 2021, menurut M Nizar ada penambahan satu kasus terkonfirmasi covid 19. Sementara penambahan kesembuhan tidak ada dan kejadian kasus meninggal dunia tidak ada.

Adapun jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Musi Rawas per 4 Oktober 2021 sebanyak 2.431 kasus. Kemudian kesembuhan sebanyak 2.339 kasus. Sedangkan yang masih dirawat dan menjalani isolasi mandiri (Isoman) sebanyak lima kasus. Dengan rincian yang dirawat satu kasus dan yang menjalani isoman sebanyak empat kasus.

Untuk kriteria zona covid 19 di Kabupaten Musi Rawas berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumsel No:021/SE/Dinkes/2021, yaitu kriteria zona merah tidak ada dan kriteria zona orange tidak ada.

Sedangkan kriteria zona kuning berjumlah lima kasus terdapat di tiga desa/kelurahan. Yaitu, di Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut berjumlah dua kasus terdapat di satu desa, yaitu di Dusun IV dan Dusun V Desa Muara Kati Baru I.

Kemudian di Kecamatan Jayaloka berjumlah dua kasus terdapat di satu desa, yaitu di Desa Ngestibiga II. Selanjutnya terdapat satu kasus di Desa Darma Sakti Kecamatan Tuah Negeri. Adapun untuk kategori zona hijau, terdapat di 196 desa/kelurahan. (ahmad farozi)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved