Breaking News:

Gagal Dapat Medali di Olahraga Bermotor PON XX Papua, Tim Balap Sumsel Ajukan Banding ke PB PON

Tim bermotor Sumsel merasa dicurangi pihak panitia dan tim juri cabang olahraga bermotor kelas standar perorangan putra PON XX Papua

Editor: Refly Permana
humas koni sumsel
Pebalap Sumsel di PON XX Papua, Radeta. 

SRIPOKU.COM, MARAUKE - Tim bermotor Sumsel merasa dicurangi pihak panitia dan tim juri cabang olahraga bermotor kelas standar perorangan putra PON XX Papua, Rabu (6/10/2021).

Pasalnya, Radeta yang merupakan pebalap asal Sumsel dinyatakan mencapai garis finish tidak seusai dengan aturan.

Sehingga, medali perunggu diberikan ke pebalap asal Suawesi Tengah, Carlos.

Padahal, tim bermotor Sumsel menilai Carlos yang harus digugurkan dan Radeta mendapat medali perunggu.

Menurut Pelatih Bermotor Sumsel, Yuliansyah, didampingi Asisten Manager Tim Bermotor Sumsel, Maryadi, kejadian tersebut bermula saat di race terakhir terjadi persaingan antara Radeta dan Carlos.

Dimana posisi Radeta di kanan pinggir aspal, sementa pemebalap Sulteng itu sebelah kirinya.

Tiba-tiba Carlos itu mepeket motor Radeta, sehingga sampai keluar aspal. Namun sepeda motor tetap melaju. Sehingga sampai ke finish, motor Radeta tetap di luar aspal, namun tetap finish lebih dahulu masuk garis.

Oleh panitia dan tim juri, Radeta dianggap tidak finish, dengan alasan sepeda motornya berada di luar aspal.

Keputusan itu pun ditolak Race Director, Edi Herison, namun tetap diputus tim juri yang menang Carlos.

“Kami protes, namun tidak digubris penitia dan tim juri. Padahal kami banyak saksi dan ada bukti videonya,” kata Maryadi.

UPDATE Perolehan Medali PON XX Papua 2021: Jabar Geser Jakarta di Puncak Klasemen, Sumatera Selatan?

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved