Breaking News:

Begini Cara Membina Pelaku Illegal Drilling Menurut Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni, Pidana Tetap Ada

"Kami telah melakukan penutupan sebanyak 998 Sumur minyak dan mengamankan enam orang tersangka beserta alat bukti," ujar Kapolda Sumsel.

Editor: Refly Permana
HUMAS POLDA SUMSEL
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto, memimpin rapat koordinasi FGD sinergitas bertemakan pemeliharaan situasi kamtibmas lanjutan kedua di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel, Senin (4/10/2021).

Sejumlah topik diangkat pada pertemuan ini, yakni penanganan Covid-19, karhutla, narkoba, ilegal mining, serta ilegal drilling.

Irjen Pol Toni menjelaskan bahwa aktualisasi dari FGD pertama sudah melakukan pemetaan ilegal drilling dan ilegal mining.

"Kami telah melakukan penutupan sebanyak 998 Sumur minyak dan mengamankan enam orang tersangka beserta alat bukti," ujarnya disela-sela rapat koordinasi FGD.

Selain itu juga penyiapan lapangan kerja yang memadai untuk masyarakat yang melakukan penambangan ilegal oleh pemda setempat.

"Kita pastikan sanksi hukum yang tegas bagi hilir (koorporasi) SPBU dan pelaku perorangan ilegal drilling untuk memutus mata rantai yang menampung (penegakan hukum penadah)," katanya.

Untuk pelaku penambangan ilegal driling, dapat dilakukan perekrutan ke perusahaan sebagai upaya pembinaan rakyat penambang ilegal driling (perusahaan sebagai bapak angkat bagi masyarakat penambang).

Selain itu, pemberi CSR dari perusahaan bakal digunakan sebagai perbantuan pemodalan dan pelatihan Pembinaan bagi pelaku ilegal driling.

"Kita juga bakal melakukan upaya recovery terhadap kerusakan lingkungan hidup dan melakukan lidik dan gakkum terhadap pemodal ilegal driling," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen instansi terkait baik pemerintah provinsi, pangdam II/Sriwijaya, OJK kantor Regional 7 hingga melalui zoom meeting yang dihadiri oleh para Kapolres/Tabes, bupati/walikota dan lainnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved