Breaking News:

Atlet Wushu Sumsel Sumbang Perunggu Meski Belum Ada Pengalaman & Jam Terbang, Profil Firand Andista

Meski pengalaman pertama turun di nomor pertandingan Sanda (Tarung) kelas 75 Kg senior, namun atlet wushu asal Kabupaten Muara Enim Firand Andista

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: adi kurniawan
dok. kontingen wushu Sumsel
Atlet wushu Sumsel, Firand Andista saat menerima pengalungan medali, Minggu (3/10/2021) 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM -- Meski pengalaman pertama turun di nomor pertandingan Sanda (Tarung) kelas 75 Kg senior, namun atlet wushu asal Kabupaten Muara Enim Firand Andista (18) berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Sumsel di laga PON XX Papua 2021.

"Terimakasih atas dukungan semua pihak. Alhamdulilah, saya baru bisa mempersembahkan medali perunggu untuk Sumsel. Mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi. Sore ini, baru dilakukan pengalungan medali," ujar Firand anak pasangan Firdaus dan Andriana melalui HP di Merauke, Minggu (3/10/2021).

Menurut pemuda kelahiran Ujanmas Baru, tanggal 1 Februari 2003 lalu ini, bahwa awalnya dirinya tidak terlalu muluk-muluk untuk pencapaian prestasinya pada PON XX Papua 202, karena mendapatkan medali perunggu sudah merupakan hal yang luar biasa.

Alasannya, selain dirinya baru terjun di kelas senior tentu persaingan lebih berat dibandingkan dengan kelas junior.

Namun meski kalah pengalaman dan jam terbang di tingkat senior, ia sudah semaksimal mungkin untuk mempersembahkan yang terbaik bagi kontingen Sumsel.

"PON ini, akan menjadi pengalaman saya. Mudah-mudahan PON kedepan bisa mempersembahkan Medali Emas dan menjadi motivasi saya dan teman-temannya. Obsesi saya, ingin menjadi pegulat dunia dan berlatih di China," ujar anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Sementara itu Pelatih Wushu Sumsel PON XX Papua 2021 M Soleh, bahwa dari awal pihaknya memang hanya menargetkan 1 medali perunggu karena atlet Wushu yang kita kirim hanya satu orang.

Bukannya tidak ada atlet lain atau minim atlet, namun sampai saat ini dari kacamatanya dan prestasi atletnya baru Firand Andista yang berpeluang akan menyumbangkan medali.

"Untuk apa kita kirim banyak-banyak tetapi hasilnya nol. Jadi target kita sesuai yakni mendapatkan medali perunggu," ujarnya.

Masih dikatakan M Soleh, banyak faktor yang menyebabkan dan mendukung atlet untuk berhasil seperti pengalaman dan jam terbang, motivasi dari diri atlet, finansial dan dukungan dari pemerintah dan pihak lainnya serta restu orangtua.

Ke depan, diharapkan pada PON XXI yang akan diselenggarakan di Sumut dan  Aceh, atlet wushu Sumsel akan lebih banyak berbicara di tingkat nasional dan bisa meraih medali emas.

"Doakan atlet Sumsel yang lain bisa juga menyumbang medali untuk kontingen Sumsel," tutupnya.

Biodata Atlit 
Nama : Firand Andista
Tmp/Tgl Lahir : Ujanmas Baru, 1 Februari 2003
Anak :  Pertama dari 3 bersaudara
Nama Ortu : Firdaus dan Andriana
Pelatih Wushu : M Soleh
Hobi : Olahraga Beladiri
Obsesi : Ingin Menjadi juara dunia dan merasakan berlatih di China

Sekolah : 
1. TK Bhayangkari Muara                        Enim
2. SDN 6 Muara Enim 
3. SMPN 1 Muara Enim              
4. SMAN 2 Muara Enim

Prestasi :
1. Popnas Jateng 2017 65 kg (Sanda) medali Perunggu
2. Porprov Palembang 2017  (Sanda) medali Perunggu
3. Open Tournament Nasional UNNES 2018 65 kg (Sanda) medali Perunggu
4. Kejurnas Piala Presiden kelas 70 kg (Sanda) medali Perunggu
5. Porprov Prabumulih kelas 70 kg (Sanda) medali Emas
6. PON XX Papua kelas 75 kg (Sanda) medali Perunggu
 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved