Siapa Itu Muhammad Rahmad, yang Inginkan Demokrat AHY Bubar, Ternyata Loyalis Anas Urbaningrum

"Dan membuktikan pula bahwa pelaku utama pembegal partai itu adalah mereka perusak demokrasi yang memanipulasi AD/ART Partai Demokrat.

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
(YouTube.com/Kompas TV)
Juru bicara kubu kontra-AHY atau kubu KLB Deli Serdang Muhammad Rahmad dalam konferensi pers di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (25/3/2021).(YouTube.com/Kompas TV) 

SRIPOKU.COM - Juru Bicara KLB Deli Serdang, Muhammad Rahmad, mengungkapkan bubarnya DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono adalah sebagai bonus dari judicial review (JR) yang mereka ajukan.

Pernyataan ini juga sekaligus membalas pernyataaan Menko Polhukam Mahfud MD, yang menyebut JR yang diajukan Yusril Ihza Mahendra tidak ada guna.

Rahmad berdalih, gugatan AD/ART Demokrat 2020 untuk mewujudkan negara demokratis.

Sehingga ketika AD/ART itu dibatalkan menurut dia itu cuma bonus.

"Dan membuktikan pula bahwa pelaku utama pembegal partai itu adalah mereka perusak demokrasi yang memanipulasi AD/ART Partai Demokrat. Soal bubarnya DPP AHY dan bubarnya AD/ART Partai Demokrat akibat JR, kami lihat itu adalah sebagai bonus saja," kata Rahmad saat dihubungi, Jumat (1/10/2021).

Rahmad pun meminta agar selaku pemerintah, Mahfud untuk tidak berkomentar serta bersikap netral soal JR yang diajukan ke Mahkamah Agung.

"Serahkan saja sepenuhnya perkara tersebut ke MA," ujar Rahmad.

Rahmad menilai, Mahfud belum membaca dengan seksama permohonan uji formil dan materil AD/ART Partai Demokrat yang diajukan ke MA.

Ia menekankan, partai politik memiliki peran besar dalam penyelenggaraan negara.

Sehingga negara tidak akan sehat dan demokratis jika partai politiknya bersifat oligarkis dan nepotis.

"Kalau dilihat dari perspektif ini, uji materi itu bukan tidak ada gunanya, malah sangat besar manfaatnya," kata Rahmad.

Lantas siapa itu Muhammad Rahmad ?

Dikutip Sripoku.com dari Wikipedia, Sabtu (2/10/2021).

H. Muhammad Rahmad, S.Ag., M.M. lahir pada 5 Januari 1973 seorang pengusaha dan politikus Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved