Breaking News:

Berita Muaraenim

Kronologi Polisi Dirampok di Muaraenim, Uang Rp 100 Juta Dibawa Pelaku lalu Korban Ditembaki

Akibat kejadian itu, korban harus merelakan uang Rp 100 juta dibawa kabur kawanan perampok tersebut.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
handout/sripoku.com
Tampak mobil Fortune milik korban berlobang bekas tembakan perampok di Muara Enim. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Seorang polisi yang bertugas di Polres Ogan Ilir, berinisial RS dirampok di kebun karet miliknya Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Akibat kejadian itu, korban harus merelakan uang Rp 100 juta dibawa kabur kawanan perampok tersebut.

Selain itu, korban sempat ditembak oleh pelaku, namun beruntung, cuma mengenai mobil pria 34 tahun tersebut.

Sore itu, Kamis (30/9/2021) korban yang hendak pulang dari kebun karetnya Desa Pinang Banjar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, menggunakan mobil Toyota Fortuner.

Namun korban saat hendak turun untuk membuka portal, tiba-tiba muncul dua orang dari balik semak-semak.

Dua orang tak dikenal itu langsung menodongkan senjata api rakitan di kepala korban.

RS yang terdesak cuma bisa pasrah saat pelaku menodongkan senjata di kepalanya.

Sedangkan seorang pelaku langsung ke mobil korban dan membawa tas berisi uang Rp 100 juta.

Setelah itu, keduanya kabur melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Korban lantas melakukan pengejaran kepada pelaku.

Aksi kejar kejaran pun sempat terjadi antara korban dan pelaku.

Hingga mereka bertemu di persimpangan mengarah jalan Desa Tanjung Lalang, Kabupatem Ogan Ilir.
Setelah sampai dipersimpangan, ternyata kedua pelaku sudah menunggu korban dan langsung menodongkan senjata api rakitan dari atas sepeda motor Rx-King bewarna Hitam Biru.
Kemudian salah satu pelaku yang dibonceng menembakkan senjata api rakitan tersebut sebanyak dua kali hingga mengenai kaca depan mobil milik korban, dan langsung pergi meninggalkan korban.

Atas kejadian tersebut korban menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gelumbang.

Sementara itu, ketika dikonformasi ke Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dan saat ini, pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil saja. Doakan saja pelakunya bisa terungkap dan tertangkap," harapnya.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved