Berita Lubuklinggau

Warga Kota Lubuklinggau yang Temukan Kejanggalan di Lingkungannya Bisa Lapor Lewat Aplikasi Simadu

Aplikasi Simadu ini juga merupakan data kewaspadaan dini bagi Kesbangpol dan Forkopimda untuk mendeteksi peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Kepala Badan Kesbangpol Kota Lubuklinggau, Firdaus Abky (paling kiri) saat launching aplikasi Simadu bersama pihak terkait. 
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Warga Kota Lubuklinggau yang menemukan kejanggalan di lingkungannya, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan keagamaan tak perlu repot-repot datang ke kantor instansi terkait untuk melapor.
Kini sudah ada aplikasi inovasi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lubuklinggau sebagai wadah pelaporan yaitu aplikasi Simadu.
Aplikasi Simadu singkatan dari Aplikasi Informasi Pembangunan Data Terpadu.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Lubuklinggau Firdaus Abky mengatakan, aplikadi Simadu merupakan program inovasi sebagai salah satu strategi meningkatkan stabilitas daerah dengan pembangunan data terpadu.
Dikatakan Firdaus Abky, melalui pembangunan data terpadu ini diharapkan dapat menyamakan persepsi di antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam melihat persoalan di masyarakat, terutama terkait dengan TKDD, data ormas dan radikalisme.
"Ketika masyarakat menemukan kejanggalan di lingkungannya bisa menyampaikan pengaduan dan laporan melalui aplikasi Simadu sehingga dapat dilakukan tindakan cepat dan akurat," kata Firdaus Abky kepada Sripoku.com, Jumat (1/10/2021).
"Selain wadah pelaporan, aplikasi ini juga merupakan data kewaspadaan dini bagi Kesbangpol dan Forkopimda untuk mendeteksi peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat," tambah Firdaus.
Dijelaskan, aplikasi Simadu yang sudah dilaunching oleh Badan Kesbangpol Kota Lubuklinggau ini juga terkoneksi di masing-masing FKPD seperti Kapolres, Dandim 0406, DPRD, Kejaksaan negeri Lubuklinggau, Pengadilan Negeri dan BIN.
Di masing-masing FKPD ada operator yang akan memonitor setiap laporan masyarakat.
Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau agar dapat memanfaatkan aplikasi ini.
"Untuk pendaftaran ormas dan rekomendasi penelitian juga dapat diakses melalui aplikasi Simadu. Jadi ormas dan mahasiswa tidak perlu lagi datang ke Kesbangpol, tapi cukup mengakses link aplikasi Simadu. Aplikasi ini juga akan dikoneksikan dengan Silampari Smartfren City," ujarnya.
Disebutkan, untuk mengakses aplikasi Simadu, masyarakat dapat masuk melalui website Badan Kesbangpol Kota Lubuklinggau, http://Kesbangpol.lubuklinggaukota.go.id. 
"Masyarakat yang akan melapor bisa masuk ke website Kesbangpol Kota Lubuklinggau. Selanjutnya mengisi form yang sudah disediakan dalam aplikasi simadu dalam web tersebut. Setiap laporan atau pengaduan masyarakat, akan dimonitor oleh operator yang memonitor setiap laporan masyarakat," ujarnya.
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved