Breaking News:

Pelayanan Masyarakat Harus Diutamakan, Kapolda: Personil Positif Urine Kita Pidanakan

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH melakukan pengawasan terhadap pelayanan masyarakat di wilayah hukum Polres Prabumulih

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Polda Sumsel
Dari kiri Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, dan Kapolres Prabumulih ketika kapolda memberikan arahan dan tatap muka kepada Personil Polres Prabumulih di Aula Besar Polres Prabumulih, Selasa (28/9/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH melakukan pengawasan terhadap pelayanan masyarakat di wilayah hukum Polres Prabumulih harus diutamakan, dalam rangka kunjungan kerja (Kunker), Selasa (28/9/2021).

Jenderal bintang dua ini, tidak sendirian, Beliau didampingi Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan, Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Ucu Kuspriyadi SIk MH MSi, Karo Rena Polda Sumsel Kombes Pol Agus Santosa SH SIk, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait SIk, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Dedi Sofiandi SH, dan Spripim Polda Sumsel yang tidak menunggu lama, terus melakukan pengecekan di ruang penjagaan dan ruang SPKT Polres Prabumulih.

"Kunjungan kerja kita ini ingin melihat kondisi Polres Prabumulih dari segi pelayanan hingga fasilitas yang ada di Polres Prabumulih ini," kata Kapolda yang sebelumnya tidak lupa memberikan arahan dan tatap muka kepada Personil Polres Prabumulih di Aula Besar Polres Prabumulih.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, dan Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM berfoto bersama usai melakukan kegiatan dalam rangka kunker Kapolda Sumsel ke Polres Prabumulih, di Aula Besar Polres Prabumulih, Selasa (28/9/2021).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, dan Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM berfoto bersama usai melakukan kegiatan dalam rangka kunker Kapolda Sumsel ke Polres Prabumulih, di Aula Besar Polres Prabumulih, Selasa (28/9/2021). (SRIPOKU.COM/Humas Polda Sumsel)

Lebih lagi, Kapolda memberikan peringatan keras bagi personil yang mengkonsumsi narkoba, apabila di tes urine pertama ternyata dinyatakan positif akan diberikan sanksi moral dengan pertama, kita undang orang tua maupun istrinya agar mengetahui prilakunya.

Kemudian, apabila kedua serta ketiga dilakukan tes urine ulang masih dinyatakan positif, kita buat surat pernyataan.

Namun apabila yang keempat di tes urine masih juga positif, maka pimpinan langsung sidang Kode Etik PTDH dan juga kita pidanakan sebagai tahapan dari pimpinan dalam mengingatkan kepada personil dan ketegasan kita," ungkap kapolda tegas dan tidak main-main akan menindak tegas personil yang menyalahgunakan narkoba.

Sedangkan untuk potensi konflik perihal pembangunan Jalan Tol di Kota Prabumulih jangan takut atas provokasi dari masyarakat dan jangan ragu dalam bertindak namun sesuai SOP.

Sebab keberhasilan Kapolres dilihat dalam menjaga dan mengelola kamtibmas di wilayahnya sehingga terciptanya situasi yang kondusif dan tidak ada potensi yang bergejolak.

"Kita harapan untuk memperketat dalam penggunaan senjata api terutama amunisi dikarenakan senjata api tidak berguna bila tidak ada amunisi, dimana amunisi bisa didapat hanya dari institusi Polri dan TNI saja," tutur Kapolda.

Terkait wilayah narkoba yang berpotensi sulit untuk di ungkap kasus dan razia, pimpinan harus mencari cara, solusi dan berinovasi sehingga proses hukum berjalan lancar.

"Kita ke depan harus bekerja dengan menggunakan digitalisasi dan semoga bulan depan jika terelasisasi  bisa masuk di dalam dikdata," tambahnya.

Sementara itu, untuk stok vaksin yang habis diutamakan terlebih dahulu wilayah yang berdekatan dengan Kota Palembang, bila high imunity sudah tinggi baru wilayah yang jauh stok vaksin akan di kirim.

Sesuai regulasi untuk vaksin Kab/Kota diatur oleh Wilayah setempat, bila Dinkes Provinsi kelebihan stok vaksin maka akan di berikan kewenangan kepada Kadinkes Kab/Kota sehingga Polres Prabumulih dapat berkoordinasi dengan Kadinkes Kab/Kota.

"Terkait kebakaran hutan kebun dan lahan (Karhutbunla) kita harus menggunakan SOP seperti contoh perkebunan, melakukan pemanenan dan peremajaan seperti contoh perkebunan tebu dengan cara melakukan panen seluas 2 hektar namun tidak melakukan pembakaran saat selesai melakukan panen," ujar Irjen Pol Toni.

Untuk semua Polres sampai ke Polsek nantinya akan dilengkapi seperangkat Komputer sebagai terminal utama dalam hal pembuatan surat menyurat yang diinput kedalam digital, untuk tingkat Polres terminalnya berada di Kasium Polres, sehingga kedepan kita tidak ada lagi yang berbasis manual semua sudah berbasis digital.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved