Breaking News:

Siapkan SDM Migas Dengan Sertifikasi Nasional dan Internasional, Muba Bikin Pusat Pelatihan Vokasi

Kabupaten Muba menghadirkan Muba Vocation Centre (MVC) atau Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD Migas)untuk menyiapkan SDM handal di bidang Migas.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/fajeri
Bupati Muba Dodi Reza melihat secara langsung sejumlah peserta yang praktek di MVC. 

 
SRIPOKU.COM, SEKAYU - Program penyiapan kompetensi tenaga kerja lokal di kabupaten Muba kini semakin nyata dengan fasilitas Muba Vocation Centre (MVC) atau Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD Migas).

Rencananya MVC yang akan berdiri di lahan seluas 11,2 hektar Ini merupakan realisasi tindak lanjut kerjasama antara SKK Migas dengan Perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam wilayah Kabupaten Muba yang telah berjalan sejak tahun 2020 lalu.

Bupati Muba, Dodi Reza mengatakan, MVC, ini bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang industri.

Keberadaan MVC  dirancang sebagai embrio bagi lahirnya sebuah pusat kawasan vokasi industri di Muba

"Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan kualitas SDM, memfasilitasi lahirnya pengusaha baru, memfasilitasi pertumbuhan dunia usaha dan dunia industri, mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kapabilitas daerah," ujar Ketua Umum KADIN Sumsel ini. 

Menurutnya, MVC atau PPKD Migas sebenarnya sudah ada sejak lama di Muba yakni bernama Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK). 

"Namun kita akan upgrade menjadi MVC dengan lebih spesifik lagi serta lebih berkualitas," tegasnya.

Apalagi 5 bulan yang lalu Pemkab Muba melakukan MoU dengan Deputi SKK Migas, terkait bagaiamana pemuda asal Muba menjadi tuan rumah sendiri.

"Kita tidak ingin SDM terbaik kita menjadi sesuatu yang kecil di perusahaan raksasa yang ada di Muba. Oleh karena itu beberapa tahun yang lalu kita mengeluarkan Perda untuk wajib memperkerjakan tenaga kerja lokal," terangnya.

Apalagi industri hulu migas bukan sebagai perusahaan sembarangan, karena butuh sertifikasi khusus untuk masuk kedalamnya. Oleh karena itu tidak ada alasan perusahaan raksasa hulu migas tidak menerima SDM di Muba. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved