Breaking News:

Temuan Mr X di OKI

Polisi Temukan Serpihan Kaca dan Goresan di Aspal, Update Mayat di Depan Stadion Segitiga Emas OKI

"Selain olah TKP, jasad tersebut juga dibawa ke RSUD Kayuagung untuk dilakukan otopsi dengan pendampingan petugas guna mengawasi,"

Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Suasana saat penemuan mayat di depan Taman Segitiga Emas OKI, Senin (27/9/2021) dinihari.   

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Terungkap sudah identitas mayat di depan Stadion Segitiga Emas di Kecamatan Kayuagung, OKI, Senin (27/9/2021) pagi.

Namanya Aprilianto, warga Kampung IV, Kelurahan Jua-jua, Kecamatan Kayuagung.

Setelah ditelusuri, Aprilianto ternyata masih berstatuskan pelajar kelas 12 SMK.

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto, melalui Kasi Humas Polres OKI, Iptu Ganda Manik, saat dimintai keterangan menuturkan dugaan sementara jasad laki-laki tersebut merupakan korban kecelakaan lalu lintas atau tabrak lari.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan olah Tempat Kejadian Perkara oleh satlantas Polres OKI, ditemukan goresan pada aspal, kemudian ditemukan serpihan bodi mobil, serta pecahan kaca di lokasi," ujar Ganda.

Mengetahui hal tersebut, Kasat Reskrim Polres OKI, AKP Sapta Eka Yanto, telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan terkait penemuan jasad korban.

"Selain olah TKP, jasad tersebut juga dibawa ke RSUD Kayuagung untuk dilakukan otopsi dengan pendampingan petugas guna mengawasi dan menghimpun informasi apakah ada unsur lain sebagai penyebab kematian korban," bebernya.

Sosok Aprilianto Mayat di Depan Stadion Segitiga Emas OKI Semasa Hidup, Akhir-akhir Ini Sering Marah

Dilanjutkannya, saat korban berada di ruang pemulasaran jenazah RSUD Kayuagung datanglah seorang laki-laki atas nama Syamsudin Husin, selaku kepala dusun Kelurahan Jua-jua guna mengecek dan ternyata korban adalah orangnya.

"Kemudian saudara Syamsudin menjelaskan identitas korban kepada petugas, dan mengaku bahwa korban tersebut merupakan keponakannya," ucapnya.

Kemudian, setelah dari RSUD Kayuagung, saksi Syamsudin mendatangi Sat Reskrim Polres OKI guna memberikan keterangan lanjutan mengenai kondisi korban.

"Berdasarkan keterangan saksi, menurut informasi dari orangtua korban, saat ini korban sedang mengalami atau mengidap gangguan jiwa.

Bahkan, tiga hari sebelum korban ditemukan meninggal, korban berupaya bunuh diri di rumahnya dengan cara gantung diri, namun digagalkan keluarga," terangnya.

Kini jenazah korban telah dimakamkan oleh keluarga di pemakaman umum Kelurahan Jua-jua.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved