Breaking News:

Berita Musi Rawas

Sungai Baal di Musi Rawas Meluap, Jalan Penghubung Desa Pasenan Sempat Terendam

Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas sejak Sabtu (25/9/2021) malam hingga Minggu (26/9/2021) dinihari, membuat debit air sungai mengalami

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: RM. Resha A.U
BPBD Musi Rawas
Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas sejak Sabtu (25/9/2021) malam hingga Minggu (26/9/2021) dinihari, membuat debit air sungai mengalami kenaikan dan sebagian sudah meluap merendam jalan penghubung desa. Jalan penghubung desa yang terendam antara lain di Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas dan Desa Taba Gindo Kecamatan Selangit. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas sejak Sabtu (25/9/2021) malam hingga Minggu (26/9/2021) dinihari, membuat debit air sungai mengalami kenaikan dan sebagian sudah meluap hingga ke pemukiman warga serta merendam jalan penghubung desa.

Sungai yang meluap dan sudah memasuki pemukiman serta merendam jalan penghubung desa antara lain adalah Sungai Baal di wilayah Desa Pasenan Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas.

"Hujan semalam membuat sungai meluap dan banjir. Sebagian pemukiman yang letaknya rendah, di sekitar sekolahan sudah banjir. Kemudian jalan penghubung masuk desa juga sudah kebanjiran. Kalau saat ini, kondisinya sudah surut, tinggal bersih-bersih saja," kata Kepala Desa Pasenan, Zainubi, dihubungi Sripoku.com melalui ponselnya, Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 15.45.

Ia mengatakan, banjir akibat luapan sungai Baal yang terjadi kali ini tidak sebesar banjir yang terjadi pada akhir bulan Mei 2021 lalu.

Dimana banjir yang terjadi pada akhir bulan Mei 2021 lalu, selain merendam jalan penghubung desa, juga merendam sebagian pemukiman masyatakat dengan ketinggian air yang cukup tinggi.

"Kalau banjir yang sekarang tidak sebesar sebelumnya," katanya.

Kepala Sekolah SDN Dusun Sri Pengantin Desa Pasenan, Sartawan mengatakan, pada Minggu (26/9/2021) pagi dia hendak berangkat menuju SDN Sri Pengantin.

Baca juga: SOSOK Perempuan di Musi Rawas yang Tewas Oleh Teman Kencan, Ditinggal Merantau Suami 3 Tahun

Namun karena kondisi air sungai Baal meluap dan jalan penghubung desa terendam, dia mengurungkan niatnya berangkat ke Dusun Sri Pengantin tempat sekolahnya.

Karena untuk menuju Dusun Sri Pengantin, hanya dapat dilalui dengan jalur sungai, dengan jarak tempuh sekitar satu jam dari Desa Pasenen.

"Mungkin besok pagi kami baru mudik ke Sri Pengantin, karena hari ini tadi kondisi air sungai pasang, takutnya perahu motor yang kita tumpangi karam. Tapi untuk kegiatan belajar tidak terganggu, karena ada beberapa guru yang menetap di Dusun Sri Pengantin," katanya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved