Jalan Lintas Kepahiang-Pagar Alam Sempat Tak Bisa Dilalui Akibat Longsor, Begini Kondisi Terbarunya

Hujan deras yang melanda beberapa titik di Kabupaten Empat Lawang sabtu malam hingga Minggu (26/09/2021) dini hari.

Editor: adi kurniawan
TRIBUNSUMSEL.COM/SAHRI ROMADHON
Longsor akibat hujan deras melanda Kabupaten Empat, salah satunya terjadi di Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat. 

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG -- Hujan deras yang melanda beberapa titik di Kabupaten Empat Lawang sabtu malam hingga Minggu (26/09/2021) dini hari.

Dampaknya terjadi banjir dan longsor di beberapa desa yang ada di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Banjir terjadi di Kecamatan Talang Padang, sampai saat ini  ada 82 rumah yang terkena dampak tersebar di lima desa yakni Desa Pasar Talang Padang, Lampar Baru, Kembahang Lama dan Padang Titiran.

Banjir juga terjadi di Desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi yang dimana desa ini terletak di pinggiran aliran Sungai Musi.

Sedangkan longsor terjadi di Kecamatan Pendopo Barat tepatnya di Desa Lingge, terdapat tiga titik longsor dimana ada puluhan rumah warga yang terkena dampak.

Akibat longsor tersebut jalan lintas Kepahiang-Pagar Alam sempat tidak bisa dilalui selain itu juga ada kabel dan tiang listrik yang tertimpa pohon.

"Akibat material longsor selain menutupi jalan juga ada kabal dan tiang listrik yang yang tertimpa pohon," Kata Irwan seorang petugas instalasi listrik PLN.

Dampaknya beberapa titik alami mati lampu mulai dari Minggu dini hari hingga siang.

"Listrik yang padam itu mulai dari Desa Tanjung Raya, Pendopo Barat sampai Simpang Perigi, Ulu Musi dan Kecamatan Paiker, Dari jam 4 sini hari hingga 11 siang," Katanya.

Adapun minggu siang waktu setempat baik mobil ataupun motor sudah bisa melintas dengan kecepatan rendah karena memang pada titik longsor masih tertinggal sedikit sisa longsor berupa lumpur.

Dimana warga bersama dengan petugas masih terus berusaha untul membersihkan sisa-sisa longsor yang masuk ke rumah dan bahkan mangenai jalan raya.

"Warga bersama petugas terus berupaya lakukan pembersihan bersama-sama, kalau bisa segera ada bantuan dari pihak terkait," Kata Andi, Warga Desa Lingge.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved