Breaking News:

Juz Amma

Inilah Surat yang Dibaca Nabi di Hadapan Ubay, Ketahui Manfaatnya Agar tak Memandang Rendah Orang

Di antara surat pendek yang ada dalam kitab suci Alquran, inilah surat yang dibaca Rasulullah di hadapan Ubay untuk mengajarkan suatu hal pada manusia

Penulis: Tria Agustina | Editor: Fadhila Rahma
SRIPOKU.COM/Tria Agustina
Surat Al-Bayyinah 

SRIPOKU.COM - Berikut keutamaan Juz Amma surat Al-Bayyinah lengkap tulisan Arab, latin dan artinya.

Surat Al-Bayyinah artinya Pembuktian.

Surat Al Bayyinah terdapat pada surah ke-98 dalam Alquran dan termasuk dalam Juz Amma (Juz 30).

Surah Al-Bayyinah terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyah karena diturunkan di Madinah.

Surat Al Bayyinah diturunkan sesudah surah At-Talaq.

Dinamai Al-Bayyinah (Pembuktian) diambil dari perkataan Al-Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Berikut ini Bacaan Surat Al-Bayyinah Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya serta Keutamaan Surah Al Bayyinah.

Baca juga: Juz Amma Surat At-Takasur Lengkap 8 Ayat, Tulisan Arab, Latin, Arti & Keutamaan Soal Hidup Sederhana

Keutamaan Surat Al-Bayyinah

Berikut ini keutamaan Surat Al-Bayyinah.

Dari Imam Qurthubi menjelaskan bahwa Al-Bayyinah yang sering disebut surat Lam Yakun adalah surat ke 98 dan berisi 8 ayat, memiliki beberapa keutamaan.

1. Manfaat besar bila dapat  mengajarkannya

Salah satu keutamaannya bahwa surat ini memiliki manfaat yang besar jikalau mau mengajarkannya sebagaimana riwayat Al Qadhi Abu Bakar bin Arabi berkata: Ishak bin Basyar al Kahili al Kufi meriwayatkan dari Malik bin Anas dari Yahya bian Sa’id dari Ibnu Musayyab dari Abu Darda dari Nabi Saw bahwa beliau bersabda :

Seandainya saja umat manusia mengetahui apa yang ada didalam Lam Yakunilladzina kafaru niscaya mereka akan mengabaikan keluarga dan hartanya demi mengajarkannya. Namun imam Qurthubi menyebutnya hadist bathil.

2. Sunah belajar Alquran kepada orang yang memiliki keutamaan dan tawadhu bagi yg memiliki keutamaan itu dalam mengajarkan Alquran

Hadist lain menyebutkan sebagaimana hadist shahih yang diriwayatkan oleh Anas bahwa Nabi Saw bersabda kepada Ubay:

Sesungguhnya Allah memerintahkan kepadaku agar membaca untukmu: Lam Yakunilladzi kafaru. ” Ubay bertanya : Allah menyebutkan aku padamu? Beliau menjawab : Ya, Lalu Ubay menangis (HR Mutafaqalaihi)
Imam Qurthubi menjelaskan sesuai maksud hadist yang diriwayatkan Bukhari, Muslim dan lainnya itu, bahwa didalamnya ada pemahaman : “Bacaan orang alim kepada orang yang belajar”.

3. Sebagian dari mereka berkata: “Sesungguhnya pembacaan Nabi Saw dihadapan Ubay adalah untuk mengajarkan tawadhu kepada manusia agar seseorang tidak memandang rendah kepada orang yang belajar dan membaca Alquran.

Karena dikatakan : “Sesungguhnya Ubay lebih cepat melafalkan daripada Rasulullah Saw, lalu Rasulullah Saw ingin agar Ubay mengambil lafal beliau, membaca sebagaimana ia mendengar dari beliau dan mengajarkannya kepada orang lain.

Didalamnya juga terdapat keutamaan yang besar bagi Ubay karena Rasulullah Saw diperintahkan untuk membacakan surat tersebut untuknya.

Wallahu a’lam

البينة

Surat Al Bayyinah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Mengasih lagi Maha Penyayang

لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّيْنَ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُۙ

lam yakunillażīna kafarụ min ahlil-kitābi wal-musyrikīna munfakkīna ḥattā ta`tiyahumul-bayyinah

1. Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata,

رَسُوْلٌ مِّنَ اللّٰهِ يَتْلُوْا صُحُفًا مُّطَهَّرَةًۙ

rasụlum minallāhi yatlụ ṣuḥufam muṭahharah

2. (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang suci (Al-Qur'an),

فِيْهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ۗ

fīhā kutubung qayyimah

3. di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar).

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ۗ

wa mā tafarraqallażīna ụtul-kitāba illā mim ba'di mā jā`at-humul-bayyinah

4. Dan tidaklah terpecah-belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.

وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ

wa mā umirū illā liya'budullāha mukhliṣīna lahud-dīna ḥunafā`a wa yuqīmuṣ-ṣalāta wa yu`tuz-zakāta wa żālika dīnul-qayyimah

5. Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ

innallażīna kafarụ min ahlil-kitābi wal-musyrikīna fī nāri jahannama khālidīna fīhā, ulā`ika hum syarrul-bariyyah

6. Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ

innallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti ulā`ika hum khairul-bariyyah

7. Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.

جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗ

jazā`uhum 'inda rabbihim jannātu 'adnin tajrī min taḥtihal-an-hāru khālidīna fīhā abadā, raḍiyallāhu 'an-hum wa raḍụ 'an-h, żālika liman khasyiya rabbah

8. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ’Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved