Breaking News:

Berita Banyuasin

Puluhan Kendaraan Dihentikan Tim AKP Ricky Mozam, Pengendara Tak Berhelm & Motor Knalpot Brong

Satlantas Polres Banyuasin melakukan penilangan terhadap pengendara motor yang tak memakai helm dan juga menggunakan knalpot brong.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/ardi
Anggota Satlantas Polres Banyuasin ketika menilang pengendara yang motornya memakai knalpot brong, Kamis (23/9/2021). 

Penulis: Ardi

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Satlantas Polres Banyuasin melakukan penilangan terhadap pengendara motor yang tak memakai helm dan juga menggunakan knalpot brong.

Sebanyak 38 pengendara yang menggunakan knalpot brong dan tidak mengenal helm langsung ditilang di tempat.

Namun, untuk kendaraan sepeda motor yang menggunakan brong langsung ditilang kendaraannya.

Kegiatan yang dilakukan Satlantas Polres Banyuasin ini, dilaksanakan secara mobile atau berkeliling.

Saat melihat pengendara yang tidak mengenakan helm dan juga sepeda motornya menggunakan knalpot brong langsung dihentikan laju kendaraannya.

Kapolres Banyuasin, AKBP Imam Tarmudi, Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Ricky Mozam, kegiatan penindakan yang dilakukan Satlantas Polres Banyuasin dilaksanakan tanpa batas waktu yang belum ditentukan.

Hal ini, berdasarkan perintah Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, dan Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol CF Hotman Sirait.

"Kegiatan ini di luar dari Operasi Patuh Musi 2021. Ini sebagai upaya kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas dengan tidak melawan arus, mengenakan helm saat berkendara dan tidak mengenakan knalpot brong," kata Ricky, Kamis (23/9/2021).

Sangat Mengganggu: Satlantas Polres Ogan Ilir Desak Bengkel tak Layani Pemasangan Knalpot Brong

Lanjut Ricky, untuk pengendara yang tidak mengenakan helm dan melawan arus langsung dilakukan penilangan. Sedangkan, untuk pengendara yang motornya menggunakan knalpot brong langsung ditilang dan dikandangkan.

Pengendara harus membawa knalpot standar untuk mengganti knalpot yang ada di motor tersebut. Setelah itu, pengendara juga untuk mengikuti sidang atau membayar denda di denda di Bank BRI.

"Kegiatan ini bukan untuk menakuti masyarakat, tetapi sebagai upaya kami untuk memberikan kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas. Karena, tertib berlalu lintas itu untuk si pengendara sendiri," katanya.  

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved