Breaking News:

Berita Banyuasin

Selain 177 Kg Sabu, Terdakwa Juga Bawa Ekstasi 21.8 Kg: JPU Kejari Banyuasin Tuntut Hukuman Mati

Jaksa Penuntut Umum Kejari Banyuasin yang menuntut terdakwa Syahrir alias Musa dan Pamesangi alias San, dengan tuntutan hukuman mati.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDI
Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin, Rabu (22/9/2021). 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Jaksa Penuntut Umum Kejari Banyuasin yang menuntut terdakwa Syahrir alias Musa dan Pamesangi alias San, dengan tuntutan hukuman mati.

Karena, barang bukti yang diamankan saat penangkapan yang dilakukan BNN tak hanya sabu-sabu seberat 177 kg. Tetapi juga, diamankan barang bukti berupa pil ekstasi.

Jumlah yang diamankan juga tidak tanggung-tanggung. Ribuan butir pil ekstasi dengan berat 21.8 kg yang disimpan di dalam 23 kantong juga diamankan saat itu.

Kedua terdakwa yakni Syahrir alias Musa dan Pamesangi alias San, mengambil paket narkoba tersebut dari kapal yang dari Riau. Keduanya diperintahkan Daeng yang saat itu masih mendekam di Lapas Merah Mata. 

Dari perintah tersebut, keduanya pengambil paket sabu sebanyak 177 kantong yang dikemas dalam kemasan teh Cina dan 21.8 kg pil ekstasi.

Baca juga: Jaringan Narkotika Antar Provinsi Bawa 177 Kg Sabu, JPU Kejari Banyuasin Tuntut Hukuman Mati

Sudah menerima paket tersebut, keduanya diperintahkan Daeng untuk mengantarkan paket narkoba tersebut ke seseorang yang ada di Palembang.

Akan tetapi, saat di Kampung Jekik Desa Gilirang Dusun 3 Kecamatan Muara Sugihan Banyuasin, keduanya ditangkap BNN yang sudah mengetahui informasi adanya narkotika dalam jumlah besar akan dikirim ke Palembang.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved