Breaking News:

BErita Lubuklinggau

Pertamina Tegaskan Kafe Restoran Jangan Pakai Elpiji 3 Kilogram, Polres Lubuklinggau Cari Penimbun

Gas elpiji tiga kilogram langka di Lubuklinggau, setidaknya menurut sejumlah warga yang tinggal di salah satu kota yang ada di Sumsel tersebut.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel/eko
Seorang warga Lubuklinggau sedang memasang gas elpiji tiga kilogram di rumahnya. 

Dikatakan Jabbar, pihak Pertamina selalu sinergitas dengan pemerintah maupun polres sekaligus memeroses dan memantau apabila ada pihak agen atau pangkalan yang bermasalah.

Diungkapkan Jabbar, pihak agen menyampaikan, memang ada penumpukan pangkalan, tetapi dilihat juga jumlah penduduk di wilayah itu banyak atau tidak. 

Harus ada tata ulang untuk memperkecil selisih harga antara daerah tetangga dengan harapan perbedaannya tidak terlalu mencolok.

Pihak pangkalan menyebutkan terjadinya kelangkaan gas karena ada konsumen yang beda kelurahan membeli gas di pangkalan lainnya sehingga gas cepat habis.

“Kami bingung apabila tidak dikasih, masyarakat akan menuntut,” ujarnya.

Elpiji 3 Kg Langka Harga Lampaui HET , Pemkot Lubuklinggau Rapat Undang Pihak Pertamina

Terpisah, Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono menyampaikan masalah kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini pihaknya telah memerintahkan Satreskrim Polres Lubuklinggau melakukan penyelidikan.

"Kemarin kita sudah perintahkan Satreskrim untuk koordinasi dengan Pemkot untuk melakukan penyelidikan di lapangan," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Selasa (21/9/2021).

Ia menegaskan, apabila hasil penyelidikan ditemukan ada penyelewengan, maka pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan tegas kepada oknum-oknum yang melakukan penyelewengan.

Menurutnya, langkanya sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas di Lubuklinggau saat ini diduga disebabkan karena mobilitas masyarakat mulai meningkat akhir-akhir ini.

"Kita minta masyarakat mengurangi mobilitas yang tidak perlu, sehingga tidak sia-sia, kecuali kalau ada keperluan yang mendesak silahkan bepergian, tidak masalah," ungkapnya.

Ia pun kembali menegaskan apabila memang ada laporan segera ditindak lanjuti, termasuk bila ada laporan dari masyarakat ada agen menjual di atas HET langsung ditindak tegas.

"Bila memang kita temukan dijual tidak sesuai HET langsung kita tindak tegas," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved