Adik Bunuh Kakak Kandung di Palembang

'Ini Tanah Saya', Kronologi Adik Bunuh Kakak di Palembang, Pelaku Larang Warga Bantu Korban

"Ini tanah aku, ngapo (kenapa) pohon kelapa yang sudah lama aku tanam ini kau tebang," kata Fauzi kepada Sang kakak.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Kapolsek Plaju, Novel Siswandi didampingi Kanit Reskrim Iptu Wahab dan katim opsnal Buser Aipda Bambang, saat menggelar perkara pembunuhan kakak kandung oleh sang adik di Mapolsek Plaju, Senin (20/9/2021) malam 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setiba di rumah, Fauzi mendapat laporan dari sang anak bahwa pohon kelapa miliknya ditebang oleh M Nur Badarudin, Senin (20/9/2021) sore.

Fauzi dan Badarudin merupakan adik kakak kandung yang tinggal di Tegal Binangun Lorong Pipa 1 Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Darah Fauzi seketika naik, begitu menerima kabar dari sang anak.

Emosinya semakin tak terbendung, sehingga mendorong ia untuk menemui sang kakak saat itu juga.

Kondisi darah mendidih, pria 50 tahun itu menuju ke rumah sang kakak dengan membawa sebuah senjata tajam.

Sesampainya di rumah sang kakak, keduanya langsung terlibat cek-cok mulut.

Emosi yang tak tertahan membuat Fauzi terus menekan saudara kandungnya tersebut, dengan kata-kata kasar.

"Ini tanah aku, ngapo (kenapa) pohon kelapa yang sudah lama aku tanam ini kau tebang," kata Fauzi kepada Sang kakak, Senin (20/9/2021) malam. 

Bak disambar petir, emosi sang kakak juga terpancing dan langsung melemparkan kursi ke arah sang adik.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Pelaku tak tinggal diam, ia membalas perbuatan sang kakak dengan kembali melempar kursi itu kembali ke arah korban.

Kursi yang melayang tepat mengenai tubuh sang kakak. Tidak puas, sang adik mengambil sepotong bambu dan memukul tubuh korban yang diarahkan ke dada korban.

Sang kakak pun jatuh pingsan dalam insiden tersebut. Warga yang melihat dan hendak menolong diusir oleh Fauzi.

Hanya istri korban Romlah yang berani melerai. Setelah sempat ditinggal pelaku, dengan posisi korban terbaring selama 30 menit, korban pun saat hendak dibangunkan ternyata sudah meninggal dunia.

BREAKING NEWS: Seorang Kakak di Palembang Dibunuh Adik Kandung, Dipicu Gara-gara Tebang Pohon Kelapa

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved