Breaking News:

Berita Banyuasin

Diberhentikan Bekerja, Bapak ini Malah Ajak Anaknya Maling di Tempat Kerjanya di Banyuasin

Tak terima diberhentikan setelah sekian lama bekerja, membuat T alias Rafik (54) mengajak anaknya untuk mencuri buah sawit di bekas tempatnya bekerja.

Editor: RM. Resha A.U
sripoku.com/reigan
Ilustrasi buah sawit. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Tak terima diberhentikan setelah sekian lama bekerja, membuat T alias Rafik (54) mengajak anaknya untuk mencuri buah sawit di bekas tempatnya bekerja.

T mencuri buah sawit Jalur 5 Dusun 1 Desa Marga Rahayu Kecamatan Muara Telang Banyuasin milik Ali Imron (37) mantan bosnya.

Pencurian yang dilakukan Taufik terungkap, setelah pemilik memergoki sedang membawa hasil curiannya ke perahu getek yang digunakan untuk mengangkut buah sawit.

Melihat hal tersebut, membuat Ali Imron memutuskan untuk melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Muara Telang.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kapolsek IPTU M Jimmy Andry SH menuturkan,  pelaku Taufik ditangkap unit reskrim Polsek Muara Telang setelah adanya laporan dari korban.

"Dari pengakuan tersangka, ia mencuri buah sawit karena sakit hati. Ia sudah lama bekerja di sana, tetapi malah diberhentikan. Saat beraksi, tersangka ini mengajak anaknya," ujar Jimmy, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Korupsi Koperasi Unit Desa di Banyuasin, Negara Merugi 5 Miliar

Pelaku Taufik, ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

Buah sawit yang dicuri Taufik, setidaknya bernilai Rp 5.4 juta. Tak hanya mengamankan buah sawit, polisi juga mengamankan perahu getek, gerobak dorong dan alat panen buah sawit sebagai barang bukti.

Sedangkan untuk anak pelaku yang ikut dalam aksi pencurian ini, menurut Jimmy baru diperiksa sebagai saksi.

Karena, si anak tidak tahu apa-apa mengenai pencurian yang dilakukan Taufik.

"Pengakuan tersangka, ia melakukan pencurian karena sakit hati diberhentikan bekerja. Karena, penghidupan keluarga berasal dari bekerja di kebun sawit tersebut. Jadi dia berpikir untuk mencuri di kebun milik korban," katanya. 

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved