Pertanian

Ini Cara dan Waktu yang Baik untuk Melakukan Pemupukan pada Tanaman Agar Tumbuh dengan Maksimal

Dalama arti luas, Pemumupukan sebenarnya juga termasuk penambahan bahan-bahan lain yang dapat memperbaiki sifat-sifat tanah.

Dokumen Pusri
PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia laksanakan Program Creating Share Value (CSV). 

SRIPOKU.COM - Pupuk adalah suatu bahan yang digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah.

Pemumupukan pada umumnya diartikan sebagai penamabahn zat hara tanaman ke dalam tanah.

Dalama arti luas, Pemumupukan sebenarnya juga termasuk penambahan bahan-bahan lain yang dapat memperbaiki sifat-sifat tanah.

Dalam melakukan pemupukan ada beberapa cara yang bisa dilakukan, berikut ulasannya:

1. Disebar (broadcasting)

Pemupukan dilakukan dengan cara meyebar pupuk secara merata pada tanah-tanah di sekitar pertanaman atau pada waktu pembajakan/penggaruan terakhir.

Dilakukan sehari sebelum tanam, kemudian diinjak-injak agar pupuk masuk ke dalam tanah.

Beberapa pertimbangan untuk menggunakan cara ini adalah:

  1. Tanaman ditanam pada jarak tanam yang rapat, baik teratur dalam barisan maupun tidak teratur dalam barisan
  2. Tanaman mempunyai akar yang dangkal atau berada dekat dengan permukaan tanah
  3. Tanah mempunyai kesuburan yang relatif baik
  4. Pupuk yang dipakai cukup banyak atau dosis permukaan tinggi, daya larut pupuk besar, karena bila daya larutnya rendah maka yang terserap tanaman sedikit
  5. Cara pemupukan ini biasanya digunakan untuk memupuk tanaman padi, kacang-kacangan, dan lain-lain yang mempunyai jarak tanam rapat

Kerugian cara ini ialah merangsang pertumbuhan rumput pengganggu/gulma dan kemungkinan pengikatan unsur hara tertentu oleh tanah lebih tinggi.

2. Cara ditempatkan di antara larikan/barisan

Pemupukan dilakukan dengan cara menaburkan pupuk di antara larikan tanaman dan kemudian ditutup kembali dengan tanah.

Untuk tanaman tahunan, ditaburkan melingkari tanaman dengan jarak tegak lurus dengan daun terjauh (tajuk daun) dan kemudian ditutup kembali dengan tanah.

Cara ini dilakukan dengan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:

  1. Pupuk yang digunakan relatif sedikit
  2. Jarak tanam antar tanaman yang dipupuk cukup jarang dan jarak antara barisan pertanaman cukup jarang,
  3. Kesuburan tanah rendah
  4. Tanaman dengan perkembangan akar yang sedikit
  5. Untuk tanah tegalan atau darat.

3. Cara ditempatkan dalam lubang

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved