5 Tahun Pimpin MIT, Ali Kalora Susul Santoso, Kini Berkumpul di TPU Poboya
Ali dan Jaka tewas ditembak Satuan Tugas Operasi Madago Raya di wilayah Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, Sabtu (18/9)
SRIPOKU.COM - Minggu (19/9/2021) malam, jenazah Ali Kalora dimakamkan di TPU Poboya.
TPU Poboya selama ini memang dipakai untuk penguburan jenazah anggota kelompok MIT.
Pemakaman di lokasi itu juga atas persetujuan pihak keluarga, untuk mengantisipasi kerumunan menghindari penularan Covid-19.
Tidak hanya Ali Kalora anak buahnya Jaka Ramadhan juga dimakam di lokasi tersebut.
Dikutip dari Kompas.id, Ali dan Jaka tewas ditembak Satuan Tugas Operasi Madago Raya di wilayah Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, Sabtu (18/9) pukul 18.15 Wita.
Jenazah keduanya dievakuasi pada malam harinya dan tiba di RS Bhayangkara, Palu, Minggu dini hari.
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Tinombala Ajun Komisaris Bronto Budiyono menyatakan, pihaknya telah menyampaikan ke keluarga soal penguburan Ali dan Jaka di TPU Poboya. Anggota keluarga menerima hal tersebut.
Ia menambahkan, penguburan di Palu juga dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19 yang saat ini masih terjadi di Sulteng, termasuk di Kabupaten Poso.
Penguburan yang dilakukan keluarga diperkirakan menimbulkan kerumunan.
Menghindari kerumunan merupakan salah satu protokol pencegahan penularan Covid-19.
Identifikasi jenazah Ali dan Jaka tidak rumit karena secara fisik kondisi keduanya tidak hancur.
Dengan kondisi itu, tim identifikasi tak memerlukan pencocokan sampel deoxyribonucleic acid (DNA) antara keduanya dan keluarga.
https://www.kompas.id/baca/nusantara/2021/09/20/jenazah-ali-kalora-dikuburkan-di-palu/?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jenazah-pimpinan-mit-poso-ali-kalora-tiba-di-rumah-sakit-bhayangkara-palu.jpg)