Berita Lahat

Tingkatkan Keterampilan Petani Lewat GAP, Petani di Lahat Diajari Penerapan Budidaya Durian

Untuk meningkatkan pengetahuan maupun keterampilan petani dalam budidaya buah-buahan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat

Penulis: Ehdi Amin | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Penyuluh pertanian sedang memberikan materi kepada kelompok tani dalam sekolah lapang di Lahat. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Untuk meningkatkan pengetahuan maupun keterampilan petani dalam budidaya buah-buahan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat melalui penyuluh melaksanakan Sekolah Lapang (SL) atau Good Agricalltural Practice (GAP) dengan tiga jenis buah.

Mulai dari pembibitan hingga pemasaran petani diberikan ilmu.

Sehingga kesejahteraan petani terjadi dan konsumen mendapatkan jaminan mutu produk

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, Eti Listina SP MM melalui Kelompok Jabatan Fungsional, Siti Rochmah SP mengatakan dalam SL tersebut, kelompok tani diajarkan penerapan budidaya buah durian di Desa Pagar Jati Kecamatan Kikim Selatan, Manggis di Desa Pagar Agung, Kecamatan Pseksu dan Salak di Desa Tertap Kecamatan Jarai.

"Jadi mereka (kelompk tani) di ajarkan semua bagaimana budidaya yang baik, bagaimana mengadopsi teknologi pertanian. Contohnya diterapkan penggunaan pupuk organik, untuk meminimalisir kerusakan lingkungan
panen aman dikonsumsi, artinya pemberantasan penyakit tidak menggunakan bahan kimia," ujarnya, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Panik Dihampiri Polisi, Warga Lahat Ini Nekat Sembunyikan Sabu di Tumpukan Pasir

Kemudian kata Siti dengan adanya SL produk yang dihasilkan petani bukan produk yang abal-abal, melainkan memiliki ciri khas.

Kemudian, petani juga diajarkan analisis usaha yang menguntungkan atau tidak.

Setelah sekolah lapang harus berkelanjutan, dan produk tersebut memang aman untuk dikonsumsi serta kesejahteraannya terjaga karena diajarkan usaha tani yang menguntungkanm

"Nantinya pembeli juga memperoleh jaminan mutu produk yang aman dikonsumsi serta produk bisa dilacak asal usulnya," sampainya. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved