Breaking News:

Berita OKU Selatan

Melihat Olahraga Paralayang, Aset Menjanjikan di Sindang Danau OKU Selatan

Terbilang menjanjikan, olahraga terbang sekaligus dapat mempernalkan potensi sumber daya alam diharapkan dapat memunculkan atlit paralayang bagi warga

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Salah seorang pilot landing di persawahan Desa Muara Sindang, Minggu (19/9/2021). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Olahraga udara Paralayang oleh Santri Dirgantara Pondok Pesantren Sumber Pendidikan Mental Agama Allah, atau Ponpes SPMAA OKU Selatan (OKUS) kembali kembali terbang di kawasan perbukitan Muara Sindang, Sindang Danau. 

Berlangsung selama 4 hari, dengan catatan log penerbangan 9 sortie solo dan tandem dengan lokasi peluncuran mengambil spot area di Bukit Puncak Tenggalingan dan pendaratan (landing) di persawahan.

Terbilang menjanjikan, olahraga terbang sekaligus dapat mempernalkan potensi sumber daya alam diharapkan dapat memunculkan atlit paralayang bagi warga hingga siswa/siswi daerah sekitar.

"Kontur geografis berbukit seperti Sindang Danau ini cocok dimanfaatkan untuk olahraga dan wisata dirgantara seperti paralayang, paramotor, gantole, paratrike, sehingga dapat melahirkan atlit-atlit muda disini" terang Gus Adhim, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Mengenal Kadiskominfo OKU Selatan Firman Bastari Rupanya Jebolan STPDN & Miliki Hobi Membaca Buku

Komandan Sandirga SPMAA menjelaskan berbekal potensi alam berlimpah kombinasi olahraga dan destinasi wisata di OKU Selatan khususnya Sindang Danau dapat menjaring bibit-bibit santri dan warga setempat.

"Kami berharap nantinya bisa menjaring dan membibit potensi atlit yang asli kelahiran OKU Selatan. Sehingga bertahap dan berlanjut bisa berkiprah di event olahraga dirgantara level nasional maupun internasional," harapnya.

Ia mengatakan bahwa pengetahuan olahraga paralayang dapat dikenalkna disekolah seperti halnya materi latihan kendali parasut di darat (ground handling training) dan teknik melipat parasut cepat untuk menghidupkan olahraga paralayang.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved