Breaking News:

Tips Kesehatan

Apa Itu Menstrual Cup, Dokter Boyke Tidak Rekomendasikan Perempuan Gunakannya, Ini Alasannya!

Menurut Seksolog dan dokter kandungan Boyke Dian Nugraha, saat haid wanita disarankan untuk menggunakan pembalut biasa ketimbang pakai menstrual cup.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Welly Hadinata
Instagram/vida.ahimsa
Menstrual cup dalam berbagai pilihan warna 

SRIPOKU.COM - Penggunaan menstrual cup sebagai pengganti pembalut sekali pakai saat menstruasi telah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir.

Menstrual cup disebut ramah lingkungan karena bisa dipakai berulang.

Daya tahannya pun bisa mencapai enam bulan atau hingga 10 tahun dan tentunya lebih lama dibanding pembalut sekali pakai yanhg dijual di pasaran.

Meski demikian, menurut Seksolog dan dokter kandungan Boyke Dian Nugraha, saat haid wanita disarankan untuk menggunakan pembalut biasa.

"Saya lebih prefer (perempuan) pakai pembalut, ya," ujarnya di Youtube Sabrina Chairunnisa beberapa waktu lalu.

Hal tersebut karena pembalut dapat menyerap darah menstruasi dengan baik, sementara menstrual cup hanya menampung darah.

"Ingat, darah mens itu adalah pelepasan selaput lendir rahim dan ketika keluar di alat sensitif wanita itu dengan pembalut diserap, (kalau) cup ditahan," jelasnya.

Jika darah tertahan dapat menyebabkan penyakit pada organ kewanitaan dan berujung kesulitan untuk memiliki keturunan.

"Kalau ditahan darah mens yang banyak itu berbalik mengakibatkan penyakit kewanitaan yang disebut endometriosis, pertumbuhan sekaput lendir rahim di luar tempatnya dan itu bisa mengakibatkan kemandulan dan sebagainya,' terangnya.

Dengan berdasarkan efek tersebut Boyke pun tidak menyarankan penggunaan mestrual cup pada periode datang bulan.

"Saya tidak setuju, tidak merekomendasikan (menstrual cup) meski lebih enak, lebih pas. Lebih sehat pembalut saja," ujar dia.

Merujuk pada salah satu situs e-ecommerce, memstrual cup terdiri dari berbagai ukuran mulai dari ukuran A, S hingga L.

Harganya pun bervariasi yakni dari Rp149.000, Rp388.000 hingga Rp1.401.197.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved