Breaking News:

Kecelakaan Pesawat

'SEJAK Kecil Ingin Terbang,' Tinggalkan Bayi Usia 10 Bulan, Kopilot Rimbun Air Dikenal Warga Humble

Tapi setelah menikah dan memiliki anak yang saat ini genap 10 bulan, Fajar dikenal sebagai ayah yang bertanggung jawab.

Editor: Wiedarto
Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar
Sosok Fajar Dwi Saputra, Kopilot pesawat Rimbun Air yang jatuh di pegunungan Wabu, Intan Jaya, Papua. 

SRIPOKU.COM, BEKASI--Sosok Fajar Dwi Saputra, kopilot pesawat Rimbun Air yang jatuh di pegunungan Wabu, Intan Jaya, Papua. Diceritakan sang ibunda, Sri Purwati (54), sosok Fajar DS yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Rimbun Air pada Rabu (15/9) kemarin.

Dalam insiden itu tiga penumpang pesawat tewas, salah satunya Fajar DS.  Kepergian Fajar pun memberikan duka mendalam bagi keluarganya.

Sri mengaku jika sosok Fajar dikenal sebagai anak yang manja, apalagi dia merupakan anak kedua. Tapi setelah menikah dan memiliki anak yang saat ini genap 10 bulan, Fajar dikenal sebagai ayah yang bertanggung jawab.

"Kalau dengan saya pribadi memang dia masih agak manja ya, tapi kalau di luar saya itu dia orang yang bertanggung jawab, baik sama istrinya," kata Sri ditemui di rumah duka di kawasan Bekasi, Kamis (16/9/2021).

Bukan hanya dikenal baik di keluarga, almarhum Fajar memang dikenal baik di lingkungan tempat tinggal.

Selain aktif dalam bersosialisasi dengan warga, Fajar dikenal sebagai anak yang ramah dengan siapapun.

"Dia (Fajar) kalau di wilayah di sini, dia dikenal ramah, baik hati, suka menolong, peduli sama lingkungan, itu anak saya. Karena dia memang humble, orangnya ramah," katanya.

Menjalani profesi di dunia penerbangan memang sudah didambakan Fajar sedari kecil.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved