Breaking News:

KKB Papua

"HIDUP atau Mati Kita Tumpas," Janji Jenderal Ini Bikin Ngeri KKB Papua: Berang Nakes Diserang

Pembunuhan terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang sudah tak berdaya pun menyulut kemarahan Komandan Korem (Dandrem) 172/PWY

Editor: Wiedarto
Foto: via KabarPapua.co
Suster Kristina Sampe Sekarat saat Ditemukan dalam Jurang Sedalam 30 Meter, Korban KKB di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua. 

SRIPOKU.COM, PAPUA--Perlakuan tidak manusiawi sedang dipertontonkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Pembunuhan terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang sudah tak berdaya pun menyulut kemarahan Komandan Korem (Dandrem) 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan.

“Perlakuan itu sangat keji dan melewati batas kemanusiaan. Kenapa nakes yang dijadikan sasaran? Kenapa warga sipil yang menjadi sasaran?. Ayo, berperanglah dengan TNI, jangan libatkan masyarakat yang tidak tau apa-apa. Kami sangat siap,” tegas Izak kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com, Jumat (17/9/2021).

Kata Izak, dirinya sudah mendengar sendiri bagaimana para nakes disiksa hingga tak sadarkan diri. Bahkan, dibuang ke dalam jurang.

“Mereka (nakes) itu disiksa sangat tidak manusiawi. Pakaian mereka dilepas oleh KKB dengan paksa, selepas itu, mereka disiksa menggunakan alat tajam sampai ada yang pingsan. Setekah itu mereka di buang ke dalam jurang,” ujarnya.

Atas tindakan brutal para KKB dan KNPB, Izak pun menegaskan pihaknya melakukan pengejaran kepada pelaku pembunuhan dan pembakaran fasilitas umum tersebut.

“Kami akan tumpas mereka. Hidup atau mati, kami basmi hingga ke akar-akarnya. Seperti ini tidak bisa dibiarkan,” tukasnya.

Sebelumnya, Kabaintelkam Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Paulus Waterpauw perintahkan Polda Papua untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bumi Cenderawasih.

Intruksi ini menyusul penyerangan KKB terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok pada Senin (13/9/2021) dan Selasa (14/9/2021) di Distrik Okhika, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

"Saya selaku Kabaintelkam tetapi juga sebagai senior Papua mengutuk perbuatan para pelaku tersebut karena sangat keji dan tidak berperikemanusiaan," kata Waterpauw kepada Tribun-Papua.com melalui gawainya siang tadi.

Apalagi, menurut mantan Kapolda Papua tersebut, penyerangan tersebut sampai menghilangkan nyawa tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah tersebut.

"Kapolda dan jajaran harus bisa memburu pelaku, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, hidup atau mati," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Izak Pangemanan: Kami Akan Tumpas KKB Sampai ke Akar

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved