Breaking News:

KKB Papua

JENAZAH SUSTER Gabriela, Korban Serangan KKB Papua Bersemayam di Jurang 500 Meter: Belum Dievakuasi

Salah satu nakes atas nama Suster Gabriela Meilani (22 tahun) gugur dalam aksi penyerangan yang dilakukan oleh KKB didaerah tersebut.

Editor: Wiedarto
Kapolres Pegunungan Bintang for Tribun-Papua.com
Proses Evakuasi Gabriela, tenaga medis korban KKB di Distrik Kiwirok. 

SRIPOKU.COM, PAPUA--Jenazah suster Gabriela korban aksi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang belum bisa dievakuasi

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan aksi itu menyebabkan korban beberapa tenaga kesehatan (nakes) dalam hal ini dokter, mantri dan perawat.

Salah satu nakes atas nama Suster Gabriela Meilani (22 tahun) gugur dalam aksi penyerangan yang dilakukan oleh KKB didaerah tersebut.

Hingga kini, kata Cahyo, jenazah Gabriela belum bisa dievakuasi karena sulitnya medan di kedalaman sekitar 500 meter.

Selain itu, lanjut dia, juga terkendala cuaca di Pegunungan Bintang yang tak mendukung dilaksanakannya evakuasi terhadap jenazah Gabriela.

Sebelumnya dikabarkan, ratusan tenaga kesehatan se-Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar Long March di Oksibil, Kamis (16/9/2021) sore.

Sebagai bentuk duka cita dan keprihatinan atas aksi kekerasan oleh KKB, ratusan tenaga kesehatan itu menggelar aksi bakar 1.000 lilin.

Kegiatan itu dilakukan disepanjang jalan protokol di Kota Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Jenazah Suster Gabriela Korban KKB Belum Dievakuasi

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved