Breaking News:

DPRD dan Pemkab OI Sepakati KUA-PPAS APBD Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2021 

Rapat paripurna penandatangan KUA-PPAS, dipimpin oleh Ketua DPRD OI Suharto didampingi para Wakil Ketua DPRD beserta segenap anggota DPRD OI dengan te

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/ts agung dwipayana
Bupati Panca Wijaya Akbar (kanan) dan Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto (kiri) menandatangani nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Ogan Ilir tahun 2021, di gedung DPRD Ogan Ilir, Tanjung Senai, Kamis (16/9/2021). 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Melalui rapat paripurna DPRD Ogan Ilir (OI), berlangsung penandatanganan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) Tahun 2021.

Rapat paripurna penandatangan KUA-PPAS, dipimpin oleh Ketua DPRD OI Suharto didampingi para Wakil Ketua DPRD beserta segenap anggota DPRD OI dengan tetap menaati protokol kesehatan (Prokes).

Bupati OI Panca Wijaya Akbar dalam sambutannya, memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD OI telah sepakat dan menandatangi nota KUA-PPAS tahun 2021.

“Kita patut optimis apa yang sudah kita sepakati akan segera direalisasikan sesuai tahapan, diharapkan melalui KUA-PPAS tahun 2021 segala potensi pendapatan dan belanja daerah yang bersifat prioritas dapat dicapai,” kata Panca dihadapan para rapat paripurna di gedung DPRD Ogan Ilir, Tanjung Senai, Kamis (16/9/2021). 

Usai menandatangani nota kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten OI  tahun 2021, Bupati Panca Wijaya Akbar (kanan) dan Ketua DPRD OI Suharto (kiri) menunjukan map hasil kesepakatan, di gedung DPRD OI, Tanjung Senai, Kamis (16/9/2021).
Usai menandatangani nota kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten OI  tahun 2021, Bupati Panca Wijaya Akbar (kanan) dan Ketua DPRD OI Suharto (kiri) menunjukan map hasil kesepakatan, di gedung DPRD OI, Tanjung Senai, Kamis (16/9/2021). (SRIPOKU.COM/ts agung dwipayana)

Panca juga menjelaskan, terkait tidak tercapainya PAD, maka akan ada anggaran yang akan dipotong atau direcofusing, kecuali untuk Dinkes OI menjadi skala prioritas.

“Kami tentu sangat optimis dan apa yang sudah disepakati hari ini dapat segera ditindaklanjuti dalam proses dan tahapan berikutnya. Karena melalui KUA-PPAS tahun 2021 yang disepakati hari ini, segala potensi pendapatan dan belanja-belanja yang bersifat prioritas itu wajib diperhitungkan," kata Panca. 

Terkait tidak tercapaonya pendapatan asli daerah (PAD), jelas Panca kepada awak media seusai rapat KUA PPAS tadi menyebutkan, tentunya pihaknya akan melakukan pengawasan anggaran yang akan dipotong dan direcofusing. 

Dari kiri Bupati Panca Wijaya Akbar, Ketua DPRD OI Suharto, dan Wakil Ketua DPRD OI saat rapat paripurna DPRD OI, dalam penandatanganan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Tahun 2021, di gedung DPRD OI, Tanjung Senai, Kamis (16/9/2021).
Dari kiri Bupati Panca Wijaya Akbar, Ketua DPRD OI Suharto, dan Wakil Ketua DPRD OI saat rapat paripurna DPRD OI, dalam penandatanganan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Tahun 2021, di gedung DPRD OI, Tanjung Senai, Kamis (16/9/2021). (SRIPOKU.COM/ts agung dwipayana)

Namun untuk dinas kesehatan (Dinkes) tidak ada pemotongan tersebut dan tenaga kesehatan (Nakes) tentu tidak bisa dikesampingkan. 

“Sebagian dari pembangunan infrastrukturlah yang nantinya ada pemotongan dalam hal pengerjaannya," ujarnya.

Panca melanjutkan, mengenai PAD ini menjadi keseriusan bagi Pemkab dan dirinya pribadi terkait pendapatan-pendapatan yang masuk melalui Bapenda. 

"Kemarin sudah saya tugaskan dinas terkait untuk memverifikasi ulang pajak-pajak, dimulai dari sejak OI berdiri hingga kini agar pajak tersebut lebih tepat," ucap Panca. 

Sementara itu, Ketua DPRD OI Suharto juga mengucapkan, terima kasih kepada Pemkab Ogan Ilir dalam hal ini Bupati Panca Wijaya Akbar. 

"Tentunya kesepakatan ini agar pendapatan daerah ini dialokasikan secara tepat dan efisien untuk pembangunan daerah Ogan Ilir ini," tegas Suharto. 

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved