Breaking News:

Polda Sumsel Kirim 16 Personel, Beri Rasa Aman Kepada Atlet Sumsel Berlaga di PON XX Papua

Guna memberikan rasa aman bagi atlet Sumsel yang ikut even PON XX Papua 2021. Polda Sumsel mengirimkan 16 personel untuk pengawalan.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/odi
Atlet Sumsel tengah mengikuti pembekalan dari aparat kepolisian sebelum berangkat ke PON Papua di JSC Palembang, Rabu (15/9/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para atlet, Polda Sumsel akan mengirimkan sebanyak 16 orang personel untuk mengawal kontingan Bumi Sriwijaya yang akan berlaga di PON XX Papua yang akan digelar 2 Oktober 2021 mendatang. 

Usai acara pelepasan atlet PON Sumsel di Jakabaring Sport City (JSC)  Palembang, Rabu (15/9/2021),  terlihat petugas Polda Sumsel memberikan arahan serta wejangan kepada para atlet Sumsel yang akan berlaga di PON Papua nanti. 

Kepada atlet  Sumsel diminta menjaga atitude dan jangan bepergian tanpa tujuan yang jelas atau diluar waktu pertandingan. 

"Keenam 16 personel akan berangkatkan ke Papua. Mereka berangkat sesuai dengan jadwal masing-masing cabor," kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto. 

Toni menjelaskan, para personel Polda Sumsel ini nantinya akan mengawal atlet Sumsel mulai dari keberangkatan, selama pertandingan hingga sampai pulang kembali ke Provinsi Sumsel.

Tak hanya Polri, direncanakan juga akan ada anggota TNI dari Kodam II/Swj yang bakal ikut mengawal para patriot olahraga tersebut. 

"Jadi pengawalan ini kita lakukan sejak keberangkatan sampai pulang. Kita ingin memberikan rasa aman kepada atlet," ujar Toni. 

Gubernur Sumsel, Herman Deru menerangkan karena penyelenggaraan PON Papua lebih spesifik karena di daerah kerap terjadinya konflik, maka para atlet akan dikawal oleh aparat keamanan dari unsur TNI/Polri. Nantinya, para anggota keamanan ini bakal ditempatkan di kota-kota penyelenggaraan PON Papua. 

"Diluar Brimob, kita juga akan minta TNI dari Sumsel sebagai penghubung. PON XX Papua ini agak spesifik ya. Target kita di PON Papua ini setidaknya memperbaiki prestasi di PON sebelumnya," jelas Deru. 

Sementara itu,  Sekretaris Umum KONI Sumsel,  Suparmab Romans menambahkan pihaknya akan berkordinasi dengan Polda Sumsel. Apakah pengawalan bakal dilakukan per kloter atau tidak. Mengingat, atlet yang diberangkatkan tidak berbarengan melainkan per gelombang. 

"Jadi mungkin pengawalan Polisi yang dilakukan akan melekat. Tapi kita akan kordinasi lebih lanjut terkait teknisya," ungkap Suparman. 

Mantan Ketua KON Palembang ini mengaku, meski kerap kali terjadi peristiwa di Papua, namun tak ada ketakutan pihaknya untuk berlaga di event empat tahunan tersebut. Mengingat, para atlet akan dikawal ekstra ketat dari TNI dan Polri. 

Sebelum berangkat ke PON Papua, para patriot olahraga ini juga akan diberikan pembekalan oleh pihak kepolisian terkait bagaimana menjaga tingkah laku, sikap serta beradaptasi dengan masyarakat Papua selama pelaksanaan PON. 

"Masyarakat di Papua cukup spesifik,  jadi para atlet dan oficial harus bisa beradaptasi bagaimana harus bersikap dan menjaga sopan santu selama PON mendatang," kata Suparman.  (Oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved