Breaking News:

Indonesia Berpotensi Besar Kembangkan Ekonomi Syariah, Urutan 7 Dunia Total Aset Keuangan Syariah

Menko Bidang Ekonomi Airlangga: Indonesia berpotensi kembangkan ekonomi syariah. Negara ke-7 dengan total aset keuangan syariah terbesar di dunia.

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Menko Bidang Perekonomian tampil sebagai keynote speech dalam acara PPKMB Universitas Muhammadiyah Jakarta, Rabu (15/9/2021) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, Indonesia berpotensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah.

Setidaknya saat ini,Indonesia masuk sebagai 10 besar global player di ke-enam industri halal pada tahun 2020.

Hal tersebut diungkapkan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, ketika menjadi keynote speech dalam acara Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta Tahun 2021, Rabu (15/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga membawakan makalah berjudul MEMBANGUN GENERASI MUDA YANG KOMPETITIF, ENTREPRENEUR, DAN BERKARAKTER UNTUK INDONESIA BERKEMAJUAN.

Selanjutnya diungkapkan, total aset keuangan syariah Indonesia mencapai US$ 99 Miliar di tahun 2019 sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara ke-7 dengan total aset keuangan syariah
terbesar di dunia.

Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, pemanfaatan keuangan
syariah dapat menjadi alternatif sumber pembiayaan berbasis kemitraan.

Selain itu, pemanfaatan keuangan sosial (zakat, infaq, dan sedekah) dapat mendukung daya
tahan usaha ultra-mikro dan UKM serta menopang daya beli kelompok mustahik.

Pemerintah juga telah memberikan dukungan tambahan dalam mempercepat
pengembangan ekonomi syariah, khususnya untuk UKM.

Dukungan ini berupa penanggungan seluruh biaya sertifikasi halal oleh Pemerintah dan telah tercantum
dalam UU Cipta Kerja.

Selain itu, Pemerintah juga memberikan dukungan berupa KUR syariah dengan marjin hanya sebesar 3% hingga akhir tahun 2021 ini.
Dukungan ini akan membantu pembiayaan UMKM berbasis syariah.

Halaman
123
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved