Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Detik-detik Pabrik Tahu di Lubuklinggau Ambruk Akibat Longsor, Pekerja Berlarian Menyelamatkan Diri

Longsor di Jalan Dempo RT 08 Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) masih membekas diingatan F

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Salah satu pemilik pabrik tahu di Jalan Dempo RT 08 Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) memasang talud sementara, Rabu (15/9/2021). 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Longsor di Jalan Dempo RT 08 Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) masih membekas diingatan Frengki.

Pekerja pembuat tahu ini langsung berlari menyelamatkan diri bersama teman-temannya saat rumah produksi tempatnya bekerja bergoyang karena longsor.

"Brak terdengar suara dari arah belakang kami langsung lari keluar, karena takut rumah ini (pabrik tahu) ambruk," ungkap Frengki pada Tribunsumsel.com, Kamis (15/9/2021).

Musliha anak pemilik pabrik tahu menceritakan, kejadian longsor itu terjadi hari Jumat (10/9/2021) lalu sekira pukul 10.00 WIB.

"Saat itu para pekerja sedang kerja tiba-tiba mereka teriak-teriak kalau belakang rumah longsor," katanya.

Ia mengungkapkan, bila kejadiannya begitu cepat, awalnya hanya terlihat retakan-retakan saja, namun lama-lama melebar dan terjadi longsor, sehingga gudang tempat penyimpanan barang itu ambruk.

"Selama ini memang tidak digunakan untuk tempat produksi, kami gunakan hanya untuk menyimpan barang-barang seperti kuali dan tungku, untung saat kejadian tidak ada orang di belakang," ungkapnya.

Ia menuturkan, selama belasan tahun tempat pembuatan tahu itu produksi, baru kali mengalami longsor, ia menduga penyebab longsor karena debit air Sungai Mesat mengalami peningkatan.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Untuk Pelajar di Lubuklinggau Masih Rendah Dinkes Ungkap Peyebab Hingga Kendalanya

"Kemarin walau tempat pembuangan air dibelakang sana (alir sungai) belum ada perumahan, sekarang semenjak di bangun perumahan sungai jadi sempit, jadi saat hujan air besar pembuangannya kecil," ujarnya.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan rumah pabrik tahu ini memang rawan terjadi longsor karena dibangun di dekat aliran Sungai Mesat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved