Breaking News:

Camat dan Kepala Desa Diminta jadi Penghubung PPID, Berikut Alasannya?

Para Camat dan kepala desa di Kabupaten Muara Enim diminta mahir mengelola komunikasi dan informasi kepada masyarakat dan lebih berperan jadi PPID

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Ardani Zuhri
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Drs Emran Tabrani MSi saat membuka secara langsung kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) PPID Kabupaten Muara Enim tahun 2021 di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Kantor Bappeda Muara Enim, Rabu (15/9/2021).  

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM --- Para Camat dan kepala desa (Kades) di Kabupaten Muara Enim diminta mahir mengelola komunikasi dan informasi kepada masyarakat dan lebih berperan menjadi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Drs Emran Tabrani MSi saat membuka secara langsung kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) PPID Kabupaten Muara Enim tahun 2021 di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Kantor Bappeda Muara Enim, Rabu (15/9/2021). 

Turut hadir dalam Bimtek tersebut para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Muara Enim serta 25 orang peserta hadir secara langsung dan 300 orang secara virtual. 

Adapun Bimtek juga menghadirkan secara langsung Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumsel Muhammad Fathony dan Amrullah dari Diskominfo Provinsi Sumsel sebagai narasumber.

“Tujuan bimtek ini dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kinerja ASN beserta perangkat daerah di Kabupaten Muara Enim dalam hal pengelolaan  komunikasi dan informasi,” jelas Emran.

Menurut Emran, informasi Publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan atau diterima oleh suatu Badan Publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan Badan Publik lainnya.

Hal ini, sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para peserta pasca rapat ini agar dapat memanfaatkan secara optimal apa yang telah diperoleh untuk mengklasifikasikan informasi  publik yang ada di unit kerja masing-masing.

“Kupas tuntas bila perlu bertanya mana informasi yang boleh untuk dipublikasikan dan mana yang dijadikan pengecualiaan karena ada beberapa informasi yang bersifat rahasia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Emran juga meminta kepada Diskominfo untuk menjadikan Camat dan kepala desa sebagai Pejabat Penghubung di PPID Kabupaten Muara Enim.

Sebab kebanyakan laporan yang diterima berasal dari tingkat Desa.

Sehingga dengan adanya Pejabat Penghubung disetiap Desa sehingga setiap laporan yang diterima dapat ditanggapi dengan cepat.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved