Breaking News:

Belasan Santri di Ogan Ilir Jadi Korban Perbuatan Asusila Seorang Pengasuh, Akui Suka Anak-anak

Seorang pria oknum pengasuh pondok pesantren di Ogan Ilir berinisial J (22) diamankan Ditreskrimum Polda Sumsel.

Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi korban perbuatan asusila. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang pria oknum pengasuh pondok pesantren di Ogan Ilir berinisial J (22) diamankan Ditreskrimum Polda Sumsel.

J diduga melakukan perbuatan asusila di pondok pesantren tempat dirinya bekerja.

Adapun korban dari perbuatan tercela tersangka, yakni para santri di pondok pesantren tersebut.

Tak tanggung-tanggung, sudah belasan korban dijadikannya untuk melampiaskan hasrat seksual.

J dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolda Sumsel Rabu (16/9/2021). Dikatakan Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan, J melakukan perbuatannya dalam kurun waktu dua tahun ini.

“Sebanyak 12 orang yang sudah menjadi korban,” kata Hisar saat memberikan keterangan kepada awak media di Polda Sumsel, Rabu (15/9/2021).

Aksi Heroik Bripka Muazam, Anggota Brimob Polda Lampung yang Ringkus Penumpang KA yang Mengamuk

Adapun modus yang lakukan pelaku sendiri yakni memaksa para korban untuk mengikuti keinginannya.

Hisar mengatakan, terkuaknya kasus ini laporan dari salah satu korban ke pihak polisi.

Alhasil, pelaku diringkus dan terancam 15 tahun penjara.

Sementara J mengatakan dirinya memang memiliki kepuasan dan penasaran kepada santrinya yang masih berusia anak-anak tersebut.

“Saya memang punya kepuasan dan penasaran sama murid saya,” tandanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved