Breaking News:

Awas Hati-hati, Jalur Pendakian Gunung Dempo Longsor, Jalur Menyempit Kedalaman Lebih dari 30 Meter

Salah satu titik jalur pendakian Gunung Dempo longsor. Pendaki diimau siapkan peralatan memadai saat lakukan pendakian

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
LONGSOR : Tampak beberapa pendaki yang sedang melewati salah satu titik jalur pendakian Gunung Dempo yang longsor. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Para pendaki yang ada rencana akan naik ke Puncak Gunung Dempo dalam waktu dekat ini hendaknya  mempersiapkan alat dan perlengkapan keamanan yang memadai.

Pasalnya jalur pendakian melalui Pintu Rimba tepatnya dikawasan Cadas mengalami longsor. Diperkirakan kedalaman longsor mencapai puluhan meter, kurang lebih 30 meter.

Kondisi ini semakin sulit karen titik longsor tersebut memang jalurnya dikenal  cukup ekstrim. Pasalnya didua sisi jalur kiri dan kanan terdapat dua jurang yang tinggi. Hal ini mengharuskan pendaki untuk ekstra hati-hati jika melintas dikawasan tersebut.

Ketua Balai Regestrasi Gunung Dempo (Brigade) Kota Pagaralam Arindi membenarkan jika ada satu titik jalur pendakian yang mengalami longsor.

"Benar ada kak, titiknya ada di kawasan Cadas jalur pendakian. Memang longsornya cukup parah dan membuat jalur menjadi menyempit," ujarnya.

Arindi menjelaskan bahwa untuk para pendaki jika melaluo jalur itu harus hati-hati pasalnya didua sisi jalur terdapat jurang dalam dan tinggi.

"Namun untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan kami Brigade sudah memasang tali sebagai pegangan pendaki jika melewati jalur itu. Bahkan kita sudah memasang tanda bahaya dijalur tersebut," katanya.

Saat ini Brigade sedang mencari jalur pendakian baru untuk menghindari jalur yang longsor tersebut. Hal ini harus dilakukan karena khawatir jalur yang ada akan longsor semua.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Pagaralam Fandri Tohari meminta semua pihak yang bertanggung jawab atas jalur pendakian untuk dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi akibat longsor tersebut.

"Harus segera diatasi dan diganti jalur. Pasalnya jika tidak dikhawatirkan pada tahun baru nanti akan banyak pendaki yang naik kepuncak sedangkan jalur yang ada masih membahayakan pendaki," ungkapnya.(one)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved