Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Selain Peralatan Kerja, Warga Ogan Ilir Ini Juga Bawa Senapan Angin Milik Bosnya: Kini Dibui

Setelah hampir satu bulan dicari polisi, CS (25 tahun) akhirnya diamankan di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. 

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Tersangka beserta barang bukti hasil curian diamankan di Mapolres Ogan Ilir, Senin (13/9/2021) malam. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Setelah hampir satu bulan dicari polisi, CS (25 tahun) akhirnya diamankan di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir

CS dibekuk Tim Macan Satreskrim Polres Ogan Ilir karena mencuri peralatan mesin di tempatnya bekerja. 

Menurut keterangan polisi, barang yang dicuri berupa peralatan pembuatan lemari kaca yang nilainya mencapai Rp7 juta. 

"Yang bersangkutan kini ditetapkan tersangka 362 (pasal pencurian) dan atau 372 (penggelapan)," kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy melalui Kasat Reskrim AKP Shisca Agustina, Selasa (14/9/2021).

Shisca mengungkapkan, aksi pencurian dilakukan tersangka di toko tempatnya bekerja di Sakatiga, Indralaya, pada bulan lalu. 

"Jadi tersangka ini karyawan toko tempat dia bekerja," jelas Shisca. 

Tersangka dengan leluasa mengambil peralatan pembuatan lemari kaca diantaranya gerinda, mesin potong aluminium dan bor. 

Bahkan senapan angin kepunyaan pemilik toko juga ikut dibawa kabur oleh tersangka. 

Pemilik toko yang curiga tersangka menghilang bersama beberapa peralatan kerja, lalu melapor ke Polres Ogan Ilir. 

Baca juga: Permintaan Bebas Tak Dikabulkan, Terdakwa Korupsi Pengecoran Pelabuhan Dalam Ogan Ilir Dipenjara

"Setelah kami mendapatkan informasi, tersangka berhasil kami amankan sore kemarin," terang Shisca. 

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa masing-masing sebuah gerinda dan mesin potong aluminium, dua buah bor dan sepucuk senapan angin

"Tersangka kami amankan di Mapolres Ogan Ilir untuk diproses lebih lanjut," kata Shisca menegaskan. 

Sementara tersangka Candra mengaku nekat mencuri di tempatnya bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Untuk makan saja, bukan untuk apa-apa," ujar tersangka. (Mad/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved