Breaking News:

SAKIT HATI Selalu Dipalak, 5 Remaja Tewas Usai Diajak Minum Ciu,Ternyata Hand Sanitizer Dicampur Air

Sedikitnya lima remaja di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), tewas setelah minum hand sanitizer.

Editor: Wiedarto
Tribunnews
Ilustrasi jenazah 

SRIPOKU.COM, KALTIM--Sedikitnya lima remaja di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), tewas setelah minum hand sanitizer. Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Tanjung Baru, Kelurahan Sambaliung, Berau, Jumat (10/9/2021). Kasat Reskrim Polres Berau AKP Ferry Putra Samodra mengatakan, kelima remaja itu dijebak oleh seorang rekannya inisial HK (15).

"Dia (pelaku) ajak korban minum ciu (arak) ternyata hand sanitizer," ungkap Ferry saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/9/2021). Motif pelaku menjebak rekannya karena sering dipalak minta uang. Jika tak memberi pelaku tak akan diajak berteman atau dijauhi. Karena itu ia berniat balas dendam.

"Awalnya niat hanya menyakiti (bikin sakit perut) saja ternyata meninggal. Mereka tujuh orang minum, yang meninggal lima orang," tuturnya.

Dikatakan Ferry, menurut pengakuan pelaku hand sanitizer yang diberikan kepada rekannya didapat dari tempat kerjanya. Hand sanitizer itu kemudian dicampur dengan sedikit air putih sebelum diberikan ke rekannya. Usai menegak cairan pembersih itu, salah satu korban inisial S (18) meninggal di tempat.

Sementara lima orang lainnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Namun, empat orang di antaranya meninggal dunia. Kini, seorang korban inisial PT (20) masih menjalani perawatan. Ferry bilang pelaku HK sudah mengakui perbuatannya dan ditetapkan tersangka. Ia dijerat Pasal 204 ayat (2) KUHP dengan ancaman dengan pidana minimal 20 tahun. Namun, karena pelaku masih di bawah umur, petugas hanya memproses penerapan hukum dengan standar tertentu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dijebak Teman Minum Ciu Ternyata Hand Sanitizer, 5 Remaja di Kaltim Tewas"
Penulis : Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton
Editor : Dony Aprian

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved