Breaking News:

Berita Palembang

Sabu Senilai 450 Ribu Ditemukan Polisi di Balik Baju Pria Ini, Akui untuk Konsumsi Sendiri

Sopyan alias Iyan Ogah tertangkap tangan membawa narkotika jenis sabu yang disembunyikan di balik kancing bajunya menggunakan peniti.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Kapolsek IT I Palembang saat menggelar rilis tangkapan tersangka narkoba, Selasa (14/9/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sopyan alias Iyan Ogah tertangkap tangan membawa narkotika jenis sabu yang disembunyikan di balik kancing bajunya menggunakan peniti.

Iyan saat  itu sedang berada di Jalan Sudirman, tepatnya di lampu merah simpang RS RK Charitas Palembang Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 18.30. 

Akibatnya pelaku dibawa ke Polsek IT I Palembang oleh Unit Opsnal Polsek IT I Palembang guna untuk perkembangan lebih lanjut mengenai kepemilikan sabu tersebut. 

Sementara, Kapolsek IT I Palembang, AKP Ginanjar Aliya Sukmana, mengatakan bahwa tertangkapnya pelaku saat anggota Opsnal Polsek IT I sedang melakukan patroli rutin, namun saat melintasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) melihat gerak gerik pelaku mencurigakan. 

"Melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan, anggota kita langsung mendekati pelaku dan dilakukan penggeledahan sehingga didapatkan satu paket kecil sabu-sabu," ungkapnya, Selasa (14/9/2021). 

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut AKP Ginanjar mengatakan, bahwa barang haram tersebut dibeli seharga Rp 450 ribu dan rencananya untuk digunakan sendiri bukan untuk di jual. 

Syarat Masuk Mall di Palembang Pasca Aplikasi PeduliLindungi Resmi Jadi Syarat Masuk Supermarket

"Pelaku dari keterangan ke anggota kita bahwa sabu yang dibelinya itu untuk konsumsi sendiri bukan untuk dijualnya," katanya kepada Sripoku.com, saat menggelar perkara tersangka halaman Polsek IT I Palembang. 

Atas ulahnya pelaku dijerat Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara.

"Kita akan melakukan pengembangan terkait tangkapan kita ini untuk mengupas tuntas jaringan narkoba di wilayah hukum kita," katanya.

Sedangkan,  pelaku Sopyan mengakui perbuatannya tersebut tapi bukan untuk dijual kembali melainkan untuk di konsumsi sendiri.

"Barang itu saya beli Rp 450 ribu dan digunakan sndiri karena saya sudah kecanduan barang itu setahun terakhir ini," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved