Breaking News:

Virus Corona

CHINA Panik, Kasus Covid-19 Kembali Naik Usai Anak SD Terpapar: Orangtua Pulang dari Singapura

China kembali melaporkan adanya kenaikan kasus Covid-19, yang diduga bersumber dari sebuah SD di Provinsi Fujian.

Editor: Wiedarto
CHINATOPIX via AP
Warga China mengantre untuk tes Covid-19 di Wuhan, provinsi Hubei, Selasa (3/8/2021). Covid-19 varian Delta merebak di China yang membuat pemerintah mengisolasi sejumlah kota, dan menjadi peringatan bagi para pemimpin yang sempat yakin sukses menangani wabah virus corona ini. 

SRIPOKU.COM, CHINA- China kembali melaporkan adanya kenaikan kasus Covid-19, yang diduga bersumber dari sebuah SD di Provinsi Fujian. Laporan dari media setempat menyebutkan, kembali meningkatnya penularan disebabkan ayah salah satu siswa, yang positif pekan lalu. Otoritas Fujian memerintahkan seluruh guru dan murid dites, setelah adanya 100 kasus dalam empat hari terakhir.

Kabar meningkatnya Covid-19 di Fujian terjadi setelah China mengumumkan keberhasilan mengatasi wabah Nanjing. Dilansir BBC Selasa (14/9/2021), penularan di Nanjing merupakan kasus terbesar yang pernah Beijing hadapi setelah Wuhan. Kota Putian, rumah bagi sekitar 3 juta jiwa, merupakan salah satu yang terdampak wabah, dengan sumbernya diduga dari sebuah SD.

Media "Negeri Panda" memberitakan, ayah si murid itu positif pada 10 September, 38 hari setelah dia kembali dari Singapura. Disebutkan si pasien sudah 21 hari dikarantina, dan menjalani sembilan tes baik serologi maupun asam nukleat, yang semuanya negatif.

Media pemerintah Global Times mewartakan, tidak diketahui apakah ayah siswa tersebut terinfeksi saat di Singapura. Jika benar demikian, maka dia menjadi kasus langka. Karena masa inkubasi virus corona yang lama tidak diketahui.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Pemerintah setempat bergerak cepat dengan menutup sekolah. Siapa pun yang hendak meninggalkan Putian harus punya hasil tes negatif dalam 48 jam terakhir. Tempat publik seperti bioskop, museum, dan perpustakaan diminta membatasi jam kunjungan, dengan restoran membatasi jam operasional mereka. Di kota tetangga seperti Xiamen dan Quanzhou juga terpapar, dengan bar dan pusat kebugaran di Xiamen terpaksa ditutup.

Pada Senin (13/9/2021), Xiamen melaporkan adanya 32 kasus yang sebagian besar muaranya ada di Putian. Berdasarkan laporan Global Times, studi awal menyebutkan varian Delta menjadi penyebab membludaknya kasus. Transmisi tersebut terjadi satu pekan jelang Hari Libur Nasional pada 1 Oktober, dikenal juga sebagai Pekan Emas. Pada liburan itu, ratusan juta orang di seantero China berlibur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Kembali Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Diduga Sumbernya dari Sebuah SD"
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved