Breaking News:

Gaikindo: Pasar Otomotif Akan Terus Tubuh, Rasio Kepemilikan Mobil di Indonesia Masih Rendah

Gaikindo: Pasar otomotif dalam negeri akan tumbuh positif tahun tahun mendatang.Rasio kepemilikan masih rendah dibanding Thailand dan Malaysia

Editor: Azwir Ahmad
IST
Ilustrasi: Showroom Auto 2000 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Rasio kepemilikan mobil masih rendah dan infrastruktur jalan yang semakin baik, ditambah populasi yang besar, melihat itu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi pasar otomotif di Indonesia akan terus tumbuh.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara belum lama ini, bahwa pasar otomotif dalam negeri akan terus mengalami pertumbuhan yang positif pada beberapa tahun ke depan.

Melihat rasio kepemilikan mobil di Indonesia yang masih rendah bila dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia, serta semakin banyaknya pabrikan otomotif yang berkomitmen untuk masuk ke pasar domestik.

Kabar terbaru, produsen asal China, Chery, dalam waktu dekat akan kembali hadir menyapa warga Indonesia dengan produk yang lebih segar. Sebelumnya ada kendaraan komersial milik SAIC Motor Corporation Ltd, Hongyan di 2020.

"Saat ini penduduk di Indonesia sekitar 270 juta orang tapi rasio kepemilikan mobil baru mencapai 99 unit mobil per 1.000 orang. Itu, masih sangat rendah dibanding dengan negara ASEAN lainnya," kata Kukuh Kumara.

Kukuh kemudian mengungkapkan, di Thailand, rasio kepemilikan mobil ialah 275 unit per 1.000 orang sementara di Malaysia, 400 unit per 1.000 orang.

Sehingga dengan hanya melihat populasi maka potensi kepemilikan mobil di Tanah Air sangat besar.

Disamping itu, saat ini infrastruktur jalan di Indonesia semakin baik dan banyak sehingga, pasar otomotif-nya pun kian menarik.

Untuk diketahui, rata-rata total penjualan mobil di Indonesia tiap tahunnya ialah 1,1 juta unit.

Selain itu, pemerintah RI juga tengah serius untuk menggarap program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di dalam negeri, termasuk membangun industri baterainya.

"Tentu saja, banyak aspek yang kini menarik bagi para investor, tidak hanya dari China saja," kata Kukuh. Adapun mengenai Chery yang ingin kembali masuk ke Indonesia, ia menyebut rencana tersebut sudah positif. Tetapi, belum dapat dikatakan secara pasti mengenai kehadirannya.

"Kita juga sedang menghadapi pandemi Covid-19, jadi tergantung situasi juga. Tapi secara umum, kami menyambut baik merek apapun untuk masuk Indonesia," ujar Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rasio Kepemilikan Mobil di Indonesia Masih Rendah", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2021/09/13/162100815/rasio-kepemilikan-mobil-di-indonesia-masih-rendah.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved