Breaking News:

Berita Lahat

Kasus Covid-19 di Lahat Masih Turun Naik, Warga Diminta Jangan Lengah

Warga Kabupaten Lahat, Sumsel diminta untuk tetap waspada dan menjalankan Protokoler Kesehatan (Prokes).

Penulis: Ehdi Amin | Editor: RM. Resha A.U
sripoku.com/ehdi amin
Bupati Lahat Cik Ujang SH, saat mendatangi warga Isoman sebagai bentuk dukungan agar warga tersebut lekas sehat. Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Warga Kabupaten Lahat, Sumsel diminta untuk tetap waspada dan menjalankan Protokoler Kesehatan (Prokes).

Meskipun saat ini angka warga yang terkonfirmasi Covid-19 tidak separah bulan Juli-Agustus yang menyentuh angka ratusan dan menjadikan Kabupaten Lahat zona merah dengan resiko tinggi.

"Ya dibanding Juli dan awal Agustus 2021 memang terjadi penurunan signifikan dimana menyentuh angka diatas 200 ratus.  Saat ini hingga 9 September 2021 tinggal 32 orang. Zona Lahat sendiri turun dari merah menjadi kuning," ujar Juru bicara Satgas covid-19 Pemkab Lahat, Taufik M Putra, Sabtu (11/9/2021). 

Namun demikian, ia mengatakan angka warga yang terkonfirmasi sendiri bisa saja kembali naik jika tidak disiplin prokes.

Seperti tidak menggunakan masker, berkerumun, tidak aktif mencuci tangan dan tinginya mobilitas. 

Apalagi ia mengungkapkan, saat ini masih turun naik kasus warga yang terkonfirmasi.  

Baca juga: Intip Pesona Air Terjun Tebat Juring, Cughub Tersembunyi di Kabupaten Lahat yang Berpotensi Wisata

"Tanggal 7 Sepetember 2021 warga terkonfirmasi 32 orang. Tanggal 8 turun 31 orang kemudian tanggal 9 naik lagi menjadi 32. Artinya ancaman covid-19 masih ada kalau kita lengah," ucapnya.  

Apalagi,  saat ini dikatakanya aktifitas warga mulai meningkat termasuk kembali digelarnya sekolah tatap muka.

Ia juga mengimbau warga agar melaksanakan vaksin.

"Untuk situasi terkini covid 19 di Kabupaten Lahat,  hingga 9 September 2021, jumlah warga yang Suspek ( ODP+PDP ) sebanyak 1670 orang, proses 0 orang ,"ujarnya.  

Sementara,  lanjutnya warga yang kontak erat sebanyak 5783 orang, Proses 457 orang, probable 26 orang.

Warga yang terkonfirmasi sebanyak 2565 orang, meninggal 156 orang, sembuh  2378 orang dan proses 32 orang.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved