Breaking News:

Pria di Banyuasin Tewas Diamuk Massa

BREAKING NEWS: Seorang Pria di Banyuasin Tewas Diamuk Massa, Ada Luka Tembak

Warga Kelurahan Saterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dihebohkan tewasnya seorang pria akibat diamuk massa, Jumat (10/9/2021) sore.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDI
Warga yang berkerumun di dekat pria di Banyuasin, yang tewas diamuk massa karena diduga melakukan pencurian motor. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Warga Kelurahan Saterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dihebohkan tewasnya seorang pria akibat diamuk massa, Jumat (10/9/2021) sore.

Dari informasi yang diperoleh, diketahui pria yang tewas di massa tersebut diketahui bernama ES (35).

Ia tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Bahkan pria ini tewas dengan luka tembak di bagian dagu, pinggang dan paha kanan.

Menurut warga sekitar yang tidak ingin menyebutkan namanya, pria yang diketahui bernama ES diduga pelaku pencurian sepeda motor. 

"Ada warga yang kehilangan motor, jadi heboh. Sehingga, warga berinisiatif mencari motor tersebut dan akhirnya ditemukan disemak-semak. Lokasinya tak jauh dari dusun," kata warga tersebut, Sabtu (11/9/2021).

Saat ditemukan motor di semak-semak, warga juga ES yang berada tidak jauh dari lokasi ditemukannya motor. 

Spontan, warga langsung berteriak.

"Warga berteriak, pria ini langsung berupaya kabur. Ada warga yang membawa senapan angin, spontan menembak pria yang diduga pelaku pencurian motor," katanya.

Melihat pria tersebut terus kabur ke pemukiman, warga terus mengejar.

Di sinilah, warga menangkapnya langsung memukuli.

Di sisi lain, ada warga yang langsung melaporkan pencurian motor sudah dapat pelakunya. 

"Warga ramai datang, langsung ikut memukuli. Kemungkinan dia tewas karena tewas, karena banyak mengeluarkan darah," pungkasnya.

Sementara Lurah Saterio Rusdi membenarkan adanya peristiwa seorang pria yang tewas di massa.

"Pria ini, diduga pelaku pencurian motor. Memang pria ini, di warga sudah sangat meresahkan. Kalau proses hukumnya, kami serahkan ke pihak kepolisian," katanya. (Ard/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved