Breaking News:

Berita OKU Timur

PETANI Jagung di Sumsel Ini Nekat Jadi Pengedar Barang Haram, Ternyata Alasannya Bikin Melongo!

Petani usia 34 tahun ini nekat banting setir jadi pengedar sabu karena tergiur untung yang diperoleh dari hasil penjualan barang haram itu.

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Edo
AL, petani jagung yang jadi tersangka kasus narkoba saat dihadirkan dalam press realese di Mapolsek martapura, Jumat (10/9/2021). 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Seorang petani jagung berinisial AI beralih profesi menjadi pengedar sabu di kawasan Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur.

Petani usia 34 tahun ini nekat banting setir jadi pengedar sabu karena tergiur untung yang diperoleh dari hasil penjualan barang haram itu.

Diketahui tersangka merupakan warga Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur.

Kini AI hanya bisa tertunduk lesu di Mapolsek Martapura.

Ia harus rela meninggalkan kedua anaknya yang masih kecil akibat ulahnya, anak pertama sudah kelas enam SD sedangkan anak kedua berusia tiga tahun.

Sedangkan istrinya tidak mengetahui bahwa tersangka melakukan bisnis jual beli sabu.

Saat diwawancarai Tribun Sumsel, ia mengaku bisa mendapatkan uang Rp 2 juta lebih dalam satu kali transaksi.

Ia sudah menjadi pengedar sabu dalam waktu tiga bulan dengan tiga kali transaksi.

Dari pengembangan pihak kepolisian, diketahui bahwa tersangka AI membeli barang haram tersebut dari pria berinisial J yang saat ini masih buron.

"Saya sempat jadi pemakai selama dua bulan setelah itu tergiur jadi pengedar," ucap  tersangka saat dihadirkan dalam press realese di Mapolsek martapura, Jumat (10/9/2021).

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved